Tahanan Mahasiswa Terhormat

Tahanan Mahasiswa Terhormat

Tahanan Mahasiswa Terhormat

Oleh : M. Farras Muhadzdzib

Kemarin, alhamdulillah kami berkesempatan menjenguknya. Salah seorang saudara kami yang amat tegar. Ardi Sutrisbi namanya.

Sudah lima hari ia ditahan di Polda Metro Jaya. Ditahan dengan tuduhan yang kebenarannya pun masih dipertanyakan.

Ingin rasanya menangis ketika kembali melihat sosoknya. Walau tekanan amat menghujam, wajahnya tetap teduh tenang.

Rasa-rasanya, kehadiran kami kemarin tidaklah untuk menguatkan. Karena sungguh, justru kami yang seolah dikuatkan.

Saat ditangkap, ternyata Ardi dikroyoki, ditendangi, hingga diludahi oknum2 aparat tak bertanggungjawab. Namun kemarin saat jumpa, tidak tampak kebencian atau dendam pada dirinya. Justru ia nampak tegar ikhlas menerima.

Bahkan beliau bertanya2 kepada diri. Sekiranya apa yang menjadi salahnya sehingga terjadi demikian. Ia tidak menyalahkan sekitar, melainkan intropeksi diri yang senantiasa dilakukan. Ia pejuang sungguhan.

Kemarin, kami membawakan ia makanan. Namun, ternyata ia sedang tidak makan. Sedang puasa sunnah. Sungguh, boleh jadi inilah bentuk penjagaan dan kasih sayang Tuhan.

Peraturan di sel ialah tahanan wajib memakai seragam dan celana pendek. Tak boleh panjang! Ardi walau laki2, ia sungguh memperhatikan apa2 yang menjadi kehormatan.

Jika ada perempuan datang, ia sedikit perosoti celana agar lututnya tak kelihatan. Ia menjaga baik2 apa yang menjadi kehormatan.

Tentang ibunda Ardi, ternyata pertama kali tahu kondisi anandanya ialah melalui televisi. Alhasil ibunda tak bisa makan berhari2. Duhai, bagaimana jika kita dan ibu kita yang berada pada posisi demikian.

Terakhir, pesan dari Ardi. Tolong untuk bantu dengan mendoakan. Doakan agar ia dapat bersabar dengan sebaik2 kesabaran.

Jika ada gerakan2 kepedulian, walau hanya melalui media sosial, beliau amat berterima kasih jika kita berkenan untuk turut meramaikan. Semoga dengan demikian, kebenaran dapat semakin terang.

Sekecil apa pun kebaikan, sungguh ia akan kembali kepada kita.[www.tribunislam.com]

Sumber : https://www.facebook.com/pipiet.senja.583/posts/128074167912259

Sebarkan...