Menteri Inggris Perintahkan Bunuh Warga Muslim yang Bergabung Dengan Mujahidin Suriah


Warga negara Inggris yang telah menuju Suriah untuk bergabung dengan mujahidin Islam harus dibunuh sebelum mendapat kesempatan untuk kembali ke rumah, kata seorang menteri pemerintah Inggris.



“Ini adalah orang-orang yang pada dasarnya telah beralih dari kesetiaan apa pun kepada pemerintah Inggris,” ujar Rory Stewart, Menteri Pembangunan Internasional, dalam wawancaranya kepada BBC, Minggu (22/10), seraya menuding bahwa orang-orang yang baru masuk ke kelompok tersebut percaya akan sebuah “doktrin yang sangat membenci”.

Rory melanjutkan, “Jadi saya khawatir kita harus serius dengan kenyataan bahwa orang-orang ini sangat berbahaya bagi kita, dan sayangnya satu-satunya cara untuk menghadapi mereka, hampir di semua kasus, adalah membunuh mereka.”
Pernyataan Rory disampaikan setelah Brett McGurk, seorang utusan penting AS untuk koalisi Barat melawan mujahidin Islam di Irak dan Suriah, mengatakan bahwa misinya adalah untuk memastikan bahwa setiap pejuang asing di Suriah meninggal di Suriah.

Dalam beberapa tahun terakhir Inggris telah dijadikan target oleh beberapa serangan yang diduga dilakukan Islamic State.

Pihak berwenang memperingatkan di tahun lalu ada sekitar 850 warga Inggris telah melakukan perjalanan ke Suriah dan Irak untuk berperang bersama kelompok jihad di negara-negara tersebut.

Pada awal September, pejabat tinggi teror Uni Eropa Gilles de-Kerchove memperingatkan bahwa Inggris adalah rumah bagi hingga 25.000 jihadis yang dapat menimbulkan ancaman terhadap negara tersebut dan seluruh wilayah Eropa lainnya.

Menurut Kerchove, sekitar 3.000 tersangka dianggap sebagai ancaman langsung oleh MI5 – badan intelijen dan keamanan domestik Inggris.[www.tribunislam.com]

Sumber : eramuslim.com

Sebarkan...