sdks/OneSignalSDK.js'/> Habib Rizieq Kecam Pernyataan Komnas HAM yang Menolak Fatwa MUI - Tribun Islam

Habib Rizieq Kecam Pernyataan Komnas HAM yang Menolak Fatwa MUI

Habib Rizieq Kecam Pernyataan Komnas HAM yang Menolak Fatwa MUI
Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) mengecam keras Komnas HAM karena sikapnya yang menentang fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI). Seperti diketahui Komnas HAM menentang fatwa MUI tentang atribut non Muslim yang dikenakan kaum Muslim karena dianggap bertentangan dengan HAM.


Habib Rizieq menilai pernyataan sikap Komnas HAM itu konyol. "Komnas HAM tidak paham HAM," katanya melalui pesan yang diterima Suara Islam Online, Kamis (22/12/2016).

Habib Rizieq menjelaskan bahwa Fatwa MUI untuk menjaga dan melindungi akidah umat Islam sudah sesuai HAM. Bahwa FPI dan Ormas islam lainnya sosialisasi Fatwa MUI untuk bela aqidah umat Islam sudah sesuai HAM.

"Sikap Komnas HAM memfitnah Fatwa MUI sebagai anti kebhinnekaan adalah pelanggaran HAM. Dan sikap Komnas HAM memprovokasi Kapolri untuk menindak Ormas Islam yang sosiisasi Fatwa MUI adalah pelanggaran HAM," jelasnya.

Habib Rizeiq juga menilai bahwa sikap Komnas HAM yang menyatakan bahwa Fatwa MUI bukan peraturan negara yang mengikat adalah pelanggaran HAM, karena penghinaan terhadap hukum agama yang merupakan salah satu sendi hukum negara yang diakui disamping hukum sipil dan hukum adat.

Selain itu, kata Habib, sikap Komnas HAM yang memprovokasi masyarakat agar tidak menjalankan fatwa MUI adalah pelanggaran HAM sekaligus merupakan penistaan agama dan penghinaan terhadap Ulama beserta umat Islam.

"DPR harus segera panggil semua pimpinan dan pengurus Komnas HAM untuk dimintai pertanggung-jawabannya terkait aneka pelanggaran HAM yang telah dilakukan dengan sengaja untuk memecah belah bangsa dan negara NKRI," tandas Habib Rizieq.

Sebelumnya, Komnas HAM mengeluarkan pernyataan sikap yang diantara isinya menegaskan bahwa setiap warga negara memiliki hak dan kewajiban yang sama untuk memeluk dan menjalankan agama dan keyakinannya, termasuk hak dan kebebasan menggunakan simbol atau atribut keagamaan di depan umum.

Komnas HAM mengimbau MUI agar dalam mengeluarkan fatwa dan pandangan keagamaan tetap dalam semangat saling menghormati antar umat beragama, serta memperkuat kebhinekaan. Komnas HAM juga mengimbau warga masyarakat untuk tidak menjadikan fatwa pandangan keagamaan sebagai dasar untuk melakukan tindakan-tindakan yang bertentangan dengan hukum. [www.tribunislam.com]

Sumber : suara-islam.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel