Telak, Ini Poin-poin Jawaban Ketua Mualaf Center Atas Fitnah Murtadin Pendeta Saifuddin Ibrahim



Ketua Mualaf Center Darussalam (MCD) menulis sanggahan atas fitnah yang dilancarkan Pdt Saifudin Ibrahim yang sedang banyak dibicarakan. Berikut unggahan di akun facebooknya (4/12).

Baca juga : Pendeta Penghina Nabi Ini Murtadkan 150 Muslim, Begini Cara Liciknya

Bismillah,
Menjawab provokasi dan fitnah murtadin Pendeta Saifuddin Ibrahim (mantan guru agama yang dipecat dari pondok Al - Zaitun)..

1. 24 dari 25 Nabi/Rasul dlm Al Qur'an dari kalangan Bani Israel?

Tidak ada satu ayatpun didalam Alquran yang mengatakan bahwa nabi - nabi diutus hanya dari kalangan bani Israel.

Allah memberi karunia dan rahmat-Nya kepada siapa yang Dia kehendaki (QS. Al Baqarah : 90, 105),

Allah pun berkuasa untuk memberi wahyu kepada siapa saja yang Dia kehendaki, baik dari kalangan Israel ataupun diluar Israel, termasuk bangsa Arab.

Allah telah memberikan wahyu kepada nabi Muhammad (dari bangsa Arab) dan mengutusnya menjadi nabi, sebagaimana Dia telah mewahyukan kepada Nabi - nabi sebelumnya (QS. An-Nisa 163, 166).

Dan ajaran nabi Muhammad untuk seluruh umat manusia, tidak berbatas untuk bangsa arab saja (QS. Al Anbiya : 107; Saba' : 28)

Dan karena kebodohannya Pdt. Saifuddin Ibrahim mengatakan bahwa 24 nabi yg disebutkan didalam Alquran adalah dari bani Israel?

Israel (إسرائيل) itu adalah nama lain dari nabi Ya'qub 'alaihis salam, sehingga bani Israel adalah anak cucu atau keturunan Ya'qub.

Berarti nabi - nabi sebelum Ya'qub yg disebut didalam Alquran seperti Adam, Idris, Nuh, Hud, Shaleh, Ibrahim, Luth, Ismail dan Ishaq tidak bisa di sebut bani Israel karena mereka ada sebelum nabi Ya'qub.

Lebih jauh, seharusnya setelah menjadi Kristen Pdt Saifuddin Ibrahim berhujjah dengan Alkitab, dan Alkitab banyak menubuatkan tentang nabi terakhir yg diutus di tanah arab:

- Kejadian 21:8-21 -> nabi tersebut adalah keturunan Ismail (satu2nya keturunan Ismail yang Jd nabi adalah nabi Muhammad, sedangkan Israel (Ya'qub) adalah keturunan Ishaq, saudara Ismail)

-Ulangan 32:21 -> Allah akan membuat bangsa Yahudi (Bani Israel) cemburu dg membangkitkan seorang nabi dari bangsa yang bodoh (arab pd masa jahiliyyah)

-Ulangan 33:1-3 -> nabi dari pegunungan Paran (Mekkah)

-Yesaya 21:13-17 -> ucapan IIahi (wahyu) di tanah arabia (arab)

- Habakuk 3:3 -> nabi dari Paran (mekkah) dan bumi penuh pujian untuknya (sesuai namanya: Muhammad, yang terpuji).

2. Fitnah Pdt. Saifudin menukil ayat dan memahami Islam terkait nabi Muhammad memiliki istri 23
Pdt. Saifuddin Ibrahim mengutip ayat tentang menikah secara asal. ia mengatakan:

وَ اَنكِحُوا الاَيَامىَ مِنكُم مَثنَى وَ ثُلاثَ وَ رُباعَ

sebenarnya itu adalah 2 ayat yang berbeda,

pertama

وَ اَنكِحُوا الاَيَامىَ مِنكُم

adalah kutipan dari surat An-Nur ayat 32, jika ditulis secara utuh begini bunyinya:

وَ اَنكِحُوا الاَيَامَى مِنكُم و الصَالِحِينَ مِن عِبَادِكُم و اِماءكُم اِن يَكُونُوا فُقَرَاءَ يُغنِهِمُ اللهُ مِن فَضلِه وَ اللهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ

Dan nikahkanlah orang-orang yang masih membujang diantara kalian, dan juga orang-orang yang layak (menikah) dari hamba-hamba sahaya kalian yang laki-laki dan perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memberi kemampuan kepada mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Maha Luas, Maha Mengetahui

مَثنَى وَ ثُلاثَ وَ رُباعَ

adalah kutipan dari surat An-Nisa ayat 3, jika ditulis secara utuh begini bunyinya:

وَ اِن خِفتُم اَﻻَّ تُقسِطُوا فِي اليَتَامَى فَانكِحُوا مَا طَابَ لَكُم مِنَ النِسَاءِ مَثنَى وَ ثُلاثَ وَ رُباعَ فَاِن خِفتُم اَﻻَّ تَعدِلُوا فَوَاحِدَةً اَو مَا مَلَكَت اَيمَانُكُم ذلِكَ اَدنى الاَّ تَعُولُوا

Dan jika kalian khawatir tidak akan mampu berlaku adil terhadap perempuan yatim (bilamana kalian menikahinya), maka nikahilah perempuan (lain) yang kalian senangi: dua, tiga atau empat. Tetapi jika kalian khawatir tidak akan mampu berlaku adil, maka (nikahilah) seorang saja, atau hamba sahaya perempuan yang kalian miliki. Yang demikian itu lebih dekat agar kalian tidak berbuat zalim.

pdt Saifuddin Ibrahim mengutip ayat dan dia mengatakan "saya ini kyai! Oh, kalo alquran hafal, gausah nanya macem-macem" justru semakin menunjukkan kebodohannya dan kebohongannya.

Saya menantang Pdt. Ibrahim ini membuktikan hapalannya 30 juz, kalau benar maka saya dan seluruh mualaf siap ikut dia..

Harus dipahami bahwa menikah juga memiliki nilai ibadah. Berdasarkan ayat tadi, poligami boleh dilakukan oleh setiap muslim dengan batasan maksimal 4 wanita. Tapi harus kita ketahui bahwa izin menikah lebih dari 4 wanita merupakan salah satu hal yang disyariatkan Allah hanya kepada Rasulullah.

Bukan hanya menikah, Allah pun mensyariatkan bahwa Shalat Tahajjud (shalat malam) adalah shalat tambahan yang wajib dilakukan, khusus kepada Rasulullah صلى الله عليه وسلم (QS. Al-Isra : 79)

Jadi ada beberapa hal yang disyariatkan oleh Allah khusus untuk Nabi Muhammad, termasuk izin menikah lebih dari 4 wanita.

Lalu, dongeng darimana pdt Saifuddin Ibrahim mengatakan bahwa nabi memiliki 23 istri dan hanya 11 orang yang dapat kamar?!

Saya menyarankan Pdt Saifuddin Ibrahim untuk membaca, belajar dan mengkaji lagi sirah nabawiyyah dan sejarah islam sebelum mengatakan tentang Islam dan belajar bible dengan benar sebelum mengkristenkan orang.

Dalam PL Tuhan telah mengaruniakan akal budi kepada setiap manusia.

Akal budi inilah yang mendatangkan karunia. Amsal 13:15

Tanpa akal budi mengakibatkan kebodohan dan kebinasaan. Amsal 10:21

Ujilah segala sesuatu dan peganglah yang baik. I Tesalonika 5:21

Dalam PB Yesus sendiri bersabda:

"Dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu" Yohanes 8:32

Dalam Sirah Nabawiyyah jelas seluruh istri nabi ada 11 orang dan seluruhnya memiliki atap yang berbeda, mereka adalah:

1. Khadijah binti khuwailid radhiyallahu ‘anhu, istri pertama Rasulullah shallallahu alaihi wasallam..

وتزوجها رسول الله صلى الله عليه و سلم وهو بن خمس وعشرين سنة وخديجة يومئذ بنت أربعين سنة ولدت قبل الفيل بخمس عشرة سنة

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menikahinya (Khadijah) ketika beliau berusia 25 tahun, sementara Khadijah berusia 40 tahun.” (Thabaqat Ibn Sa’d, 1/132)

2. Saudah binti Zam'ah radhiyallahu ‘anhu

dinikahi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, di usia yang sudah cukup tua. Ketika itu, Saudah berusia 70 tahunan dan telah memiliki 6 putra.

3. Aisyah binti Abu Bakar radhiyallahu ‘anhu

Dilahirkan 4 tahun sebelum Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam diutus. Ayahnya seorang As-Shiddiq yang banyak menemani perjuangan dakwah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Ibunya bernama Ummu Ruman bintu Amir bin Uwaimir.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menikahi A’isyah di bulan syawal tahun 11 setelah kenabian. Dua tahun 5 bulan sebelum hijrah dan setahun setelah beliau menikahi Saudah. (Ar-Rahiq Al-Makhtum, hlm. 471)

Ibnu Hajar menegaskan selisih usia Asma (saudari a'isyah) dengan A’isyah adalah 10 tahun lebih tua.

Sementara Abu Nuaim meriwayatkan bahwa usia Asma ketika hijrah ke Madinah 27 tahun. Artinya, ketika hijrah, Aisyah berusia 17 tahun

Jadi fitnah jika mengatakan nabi menikahi A'isyah di usia 9 tahun !

Beliaulah satu-satunya istri Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang dinikahi dalam kondisi masih gadis. (HR. Bukhari 5077).

A'isyah meninggal pada tanggal 17 Ramadhan, tahun 57 H.

4. Hafshah binti 'Umar bin Al-Khatthab radhiyallahu ‘anhu

Beliau menjanda sepeninggal suaminya Khunais bin Khudzafah As-Sahmi antara tahun 2 – 3 hijriyah. Sebagian ahli sejarah mengatakan, ketika itu, usia Hafshah baru menginjak 20 tahun. Setelah selesai masa iddah, Umar sang ayah yang bertanggung jawab, segera mencarikan suami penggantinya. Beliau menawarkan ke Utsman, namun Utsman belum berkeinginan menikah karena baru ditinggal mati istrinya. Umarpun menawarkan ke Abu Bakr, namun beliau tidak menggapinya, hingga Umarpun marah kepada Abu Bakr. Sampai akhirnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam meminangnya.

5. Zainab binti Khuzaimah radhiyallahu ‘anhu

Beliau bergelar Ummul Masakin, karena sangat belas kasih dengan orang miskin dan banyak bergaul dengan mereka. Sebelumnya, beliau bersuami Abdullah bin Jahsy radhiyallahu ‘anhu. Kemudian Abdullah meninggal di perang Uhud. Di tahun 4 H, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menikahinya. Namun usia pernikahan beliau tidak lama. Setelah tiga bulan berlangsung, Zainab menuju rahmat Allah, di bulan rabiul akhir, tahun 4 H. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menshalati jenazahnya dan beliau dimakamkan di Baqi.

6. Hindun binti Abu Umayyah (Ummu Salamah) radhiyallahu ‘anhu

Ayahnya: Abu Umayyah, Hudzaifah bin Mughirah. Seorang pemuka Quraisy. Ibunya: Atikah bintu Amir bin Rabi’ah.

Ummu Salamah, sebelumnya menjadi istri Abu Salamah radhiyallahu ‘anhuma. Bersama Abu Salamah beliau memiliki beberapa anak. Pada tahun 4 H menjanda.

Beliau wafat tahun 59 H di usia 84 tahun. Istri Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang paling terakhir meninggal. Jenazah beliau dimakamkan di Baqi.

7. Zainab binti Jahsy radhiyallahu ‘anhu

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menikahi Zainab pada bulan Dzul Qa’dah tahun 5 H. Ada yang mengatakan, tahun 6 H. Beliau dikenal wanita ahli ibadah dan sangat gemar bersedekah. Beliau wafat di zaman Khalifah Umar pada tahun 20 H, di usia 53 tahun. Beliau adalah istri Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang meninggal pertama kali setelah wafatnya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.

8. Juwairiyah binti Al-Harits radhiyallahu ‘anhu

Juwairiyah menjadi salah satu wanita tawanan ketika itu. Setelah pembagian, Juwairiyah jatuh pada kepemilikan Tsabit bin Qais. Namun Tsabit membebaskannya dengan syarat membayar uang tertentu. Hingga datanglah Juwairiyah menghadap Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan memohon agar dibantu untuk melunasi biaya pembebasan dirinya. Beliau menerima permohonan ini dan beliau menikahinya dengan mahar pembebasan dirinya dari status budak.

Setelah mengetahui Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menikahi Juwairiyah, banyak sahabat yang membebaskan tawanannya dari Bani Mustaliq, sebagai bentuk penghormatan untuk semua ipar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Karena peristiwa ini, Juwairiyah dianggap wanita yang paling berkah bagi kaumnya.

Beliau hidup hingga masa Khalifah Muawiyah. Meninggal di Madinah tahun 56 H.

9. Ummu Habibah binti Abu Sufyan radhiyallahu ‘anhu

Suaminya murtad dan memeluk nasrani.. Mendengar hal itu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengirimsuratkepada raja Najasyi untuk menikahkan Ummu Habibah dengannya, dan beliau mengutus Khalid bin Said sebagai wakil beliau. Najasyi memberikan mahar untuknya sebesar 400 dinar. Setelah beberapa tahun di Habasyah, raja soleh ini memulangkan Ummu Habibah ke Madinah ditemani Syurahbil bin Hasanah. (HR. Abu Daud 2107 dan dishahihkan Al-Albani)

Beliau tinggal bersama suaminya, Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam di tahun 7 H, di usia 36 tahun. Ummu Habibah meninggal di Madinah tahun 44 H, di masa Khalifah Muawiyah,Radhiyallahu ‘anhum ajma’in.

10. Shafiyah binti Huyai radhiyallahu ‘anhu

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menawarkan antara memilih islam ataukah tetap beragama Yahudi. Shafiyahpun memilih islam dan menjadi istri Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam setelah Khaibar ditaklukkan pada tahun 7 H. Yang istimewa, walimah pernikahan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dengan Shafiyah dilaksanakan di perjalanan pulang 12 mil dari Khaibar menuju Madinah.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menyebutnya sebagai wanita Shadiqah, wanita yang jujur imannya. (Al-Ishabah Ibn Hajar, 7/741). Beliau meninggal tahun 50 H dan dimakamkan di Baqi.

11. Maimunah binti Al-Harits radhiyallahu ‘anhu

Wanita terakhir yang dinikahi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menikahinya pada bulan Dzul Qo’dah tahun 7 H, seusai umrah qadha. Maimunah mulai tinggal bersama Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam setelah perjalanan pulang dari Mekah 9 mil menuju Madinah. Beliau meninggal ketika perjalanan pulang dari Haji tahun 61 H di daerah Saraf dan dimakamkan di Saraf.

A’isyah mengatakan tentang Maimunah,

ذهبت والله ميمونة.. أما إنها كانت من أتقانا لله وأوصلنا للرحم

“Maimunah telah wafat, demi Allah… dia adalah diantara wanita yang paling bertaqwa kepada Allah dan paling menyambung silaturahim.” (HR. Hakim 6799 dan dinilai Adz-Dzahabi: Sesuai syarat Muslim).

Selain 11 istri, beliau juga memiliki 2 budak wanita:

1. Mariyah Al-Qibtiyah

Beliau adalah hadiah dari raja Muqauqis sebagai jawaban atassurat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang mengajaknya untuk masuk islam.

2. Raihanah binti Zaid Al-Quradziyah.

Beliau tawanan bani Quraidzah, beliau dibebaskan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
karenanya,

Saya menantang Pdt. Saifuddin Ibrahim utk menyebutkan 10 orang lainnya jika memang benar yang dia katakan.

3. Tahiyat 17x ?

Hal yang semakin menunjukkan kebodohan pdt Saifuddin Ibrahim adalah mengatakan " _attahiyyaatu lillah wash sholawaatu wat thoyyibaat_ " yang merupakan doa dalam solat saat melakukan duduk tahiyat "itu dibaca sebanyak tujuh belas kali" keliru sekali.

Yang 17x sehari itu jumlah rokaatnya, sedangkan jumlah tahiyat dalam sehari ada 9 kali (setiap solat wajib ada 2x tahiyat, kecuali solat subuh hanya ada 1x).

Setiap muslim diwajibkan untuk menghafal doa - doa solat dan memahami artinya karena doa - doa solat menggunakan bahasa arab dan sholat 5 waktu wajib hukumnya.

Pdt Saifuddin Ibrahim mengatakan "lah solat lima waktu siapa kuat.."

masa mantan orang pondok tidak tau bahwa banyak diantara muslim yang bahkan bisa menambah sholat sunnah rawatib, sholat dhuha dan sholat tahajjud?

4. Team anda yang merekam, membuat video kemudian menyebarkannya, jelas tujuannya untuk memprovokasi ummat muslim..

Maka Allah gagalkan tujuan team anda menyebar video untuk provokasi dan memancing kemarahan ummat muslim, karena Islam Rahmatan Lil Alamin..

Sekedar saran buat para murtadin ataupun orang gereja:

- sibuklah memperbaiki diri dan mengurusi serta menolong jemaat kalian sendiri, masih banyak yang susah dan membutuhkan..

- ikutilah Yesus dengan benar, menyembah Allah yang disembah Yesus dan ibunya Yesus dan murid - murid Yesus..

- Jangan melindungi penjahat penista agama, apalagi berbangga dengannya.. Apapun yang tidak mencerminnkan kasih adalah dari iblis bukan?

- Orang yang beragama dengan baik tidak akan merendahkan dan menghina agama lainnya,

- Mencintai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika itu dengan menghargai antar umat beragama dan menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

5. Pelajari Islam dari sumber yang benar dan jangan percaya siapapun yang mengaku mantan petinggi agama apapun tanpa ada bukti dan keterangan yang jelas dan benar..

6. Kapan Saifuddin Ibrahim dan team berkenan bertemu saya dan team tempat paling netral adalah Polda Metro Jaya atau Mabes Polri di Subdit Cyber Crime Polda Metro Jaya atau Divisi Cyber Crime Mabes Polri

Hanny Kristianto
cuma jamaah biasa, yang masih harus banyak belajar..
baru 5 tahun masuk Islam.. bukan guru agama, bukan kyai, bukan habib, bukan ustadz.. tapi keturunan nabi.. nabi Adam alaihisallam.. :) [www.tribunislam.com]


Sebarkan...