Puluhan Rakyat Palestina Terluka Akibat Tindakan Represif Pasukan Zionis


Puluhan Rakyat Palestina Terluka Akibat Tindakan Represif Pasukan Zionis

Aksi massa mewarnai jalanan kota-kota di Palestina sebagai ungkapan kemarahan dan penolakan keputusan Trump terkait status Kota Al-Quds. Namun, lagi-lagi aksi massa ini harus menghadapi tindakan represif yang dilakukan oleh pasukan zionis Israel. Disebutkan, setidaknya 50 orang Palestina terluka akibat tembakan peluru karet, sedangkan puluhannya terluka akibat tembakan gas air mata.

Dilansir Aljazeera.net, Kamis (07/12/2017), Bulan Sabit Merah Palestina menyebutkan, jatuhnya korban luka akibta bentrokan di pintu masuk Nablus, Ramallah, Betlehem, Hebron, Tulkarm, Qalqiliya, Beit Jala dan Jericho pada akhir aksi massa.

Sementara sumber lain menyebutkan, bentrokan paling keras terjadi di Betlehem dan pos pemeriksaan militer Qalandia, dekat Ramallah. Bentrokan ini yang mengakibatkan sejumlah orang sesak napas dan terluka peluru karet.

Jurnalis Aljazeera di Ramallah melaporkan, sembilan orang Palestina terluka akibat bentrokan yang terjadi di pintu masuk sebelah utara kota Ramallah. Ia menambahkan, eskalasi dan aroma kemarahan sangat kental terasa. Suara-suara tembakan juga terus terdengar sejak massa aksi tiba.

Dijelaskan, para pemuda tampak membakar ban dan melempar batu ke arah pasukan penjajah Israel. Sementara para pasukan menembakkan amunisi, peluru karet dan gas air mata ke arah massa.


Sementara di Kota Al-Quds, jurnalis Najwan Samri melaporakan, pasukan zionis telah menangkap tiga orang penduduk sejak pagi hari tadi. Disebutkan pula, pasukan memperkuat keberadaan mereka di sudut-sudut kota, memasang pagar betis di areal Bab Al-Amud serta melarang para pemuda mendekat ke areal tersebut.Pemandangan serupa juga terjadi di Jalur Gaza. Menurut laporan, tiga orang pemuda terluka, salah satunya akibat tembakan senjata api di kaki, sementara dua lainnya akibat tembakan gas air mata. Sedangkan beberapa lainnya juga terluka akibat bentrokan yang pecah di sebelah timur Khan Yunis.

Tampak puluhan rakyat Palestina turut serta dalam aksi di Jalur Gaza. Mereka tampak mengibarkan bendera Palestina serta pamflet-pamflet kecaman dan penolakan pada keputusan AS.

Sementara itu, pihak keamanan zionis meningkatkan kewaspadaan guna mengantisipasi peluang bentrokan. Selain juga menyebar seluruh personilnya dengan senjata lengkap di pos-pos pemeriksaan. [www.tribunislam.com]

Sumber : dakwatuna.com

Sebarkan...