Milad 212 Fahri Menangis, “Wahai Jokowi, Seharusnya Anda di Sini!”


Milad 212 Fahri Menangis, “Wahai Jokowi, Seharusnya Anda di Sini!”

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menjadi salah satu tokoh yang ikut dalam Reuni 212. Dalam orasinya, Fahri mengingat kenangan saat mengikuti aksi 411, ia mendapat laporan dari seorang pejabat bahwa ia akan ditangkap karena ujaran kebencian. Kala itu, Fahri mengakui berbicara tentang cara menjatuhkan Presiden.


“Menjatuhkan itu konstitusional oleh pasal-pasal. Maka ia layak dijatuhkan melalui mekanisme konstitusional,” kata Fahri membuka orasinya di Monas, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Sabtu (2/12).

Ia juga menyinggung soal Ahmad Dhani yang diperiksa karena dugaan ujaran kebencian, tapi tidak ditahan oleh pihak kepolisian.

“Saya tidak tahu kenapa tidak jadi ditangkap. Mungkin itu rezekinya Ahmad Dhani. Tapi melalui kesempatan ini supaya pidato saya tidak dianggap menghasut,” ujarnya.

Fahri juga mengingat saat diundang untuk menghadiri peringatan Maulid Nabi di Istana Bogor. Fahri mengatakan, saat itu dibacakan surat Al-Baqoroh 143 dan Al-Fath.

“Yang pertama adalah karakter umat Islam. Kita ini diutus menjadi umat pertengahan, umat yang moderat, umat yang menyampaikan salam umat yang berada di tengah dan tidak ekstrem,” tuturnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan syarat dari terbentuknya suatu bangsa adalah adanya umat pertengahan. Fahri pun menyebut proyek-proyek yang dikerjakan negara barat merupakan bagian dari ekstreminitas, yang menurutnya bukan karakter dari umat Islam.

“Pak Jokowi mendengar ayat itu dan saya dengar dan saya lihat dia dari belakang mengangguk-angguk kemarin,” ujarnya.

“Dan Pak Jokowi adalah alumni 212. Mudah-mudahan kita doakan dia menjadi mujahid 212. Amin,” lanjutnya.
Di sela-sela orasinya, Fahri menangis ketika kembali menyinggung Jokowi. Ia meminta agar Jokowi melihat massa yang hadir sebagai bagian dari pejuang bangsa.

“Wahai Presiden Jokowi, seharusnya anda berada di sini. Inilah jiwa bangsa Indonesia, inilah yang akan memperjuangkan bangsa ini, orang-orang yang mengelilingi anda,” serunya disambut takbir oleh para peserta aksi.

“Orang-orang kaya itu akan terbang mencarter pesawat pergi kalau ada apa-apa dengan negara ini. Mereka tidak akan bertahan sampai titik darah penghabisan. Yang akan menjaga republik ini adalah kita,” serunya lagi disambut takbir para peserta aksi.(kl/kmp)[www.tribunislam.com]

Sumber : eramuslim.com

Sebarkan...