Kasus Pembubaran HTI, Akhirnya Pemerintah Bingung Sendiri


Kasus Pembubaran HTI, Akhirnya Pemerintah Bingung Sendiri

Pengacara hukum Hizbut Tahrir Indonesia atau HTI Prof Yusril Izha Mahendra mengatakan bahwa Hukum tidak boleh berlaku surut atau mundur. Prof Yusril menegaskan dalam kasus pembubaran HTI terjadi kesalahan fatal pemerintah.Dalam hal ini sampai saat ini pemeintah tidak dapat menunjukan bukti-bukti kesalahan HTI.


Lebih tegasnya Prof Yusril mengatakan jika pemerintah tidak dapat menunjukan bukti-bukti kesalahan

HTI artinya keputusan Menkumham Yasonna Laoly sangat keliru dan mengada-ada.

Dasar pembubaran HTI itu adalah Perpu no 2 tahun 2017.Perpu diberlakukan pada tanggal 10 juli tahun 2017 sedangkan HTI di bubarkan pada tanggal 19 Juli tahun 2017. Artinya dalam waktu 9 hari setelah perpu tersebut berlaku.Nah Prof Yusril meminta kepada pemerintah apa kesalahan HTI dalam waktu 9 hari tersebut .Itu harus dijelaskan secara hukum tegas Prof Yusril dalam sidang gugatan HTI di PTUN.

Selengkapnya simak vidio berikut:[www.tribunislam.com]



Sumber : kabarsatu.news

Sebarkan...