Merasa Terganggu, Ketum Ansor Minta Ustadz Abdul Somad Dakwah Dengan Santun


Merasa Terganggu, Ketum Ansor Minta Ustadz Abdul Somad Dakwah Dengan Santun

Ketua Umum GP Ansor KH Yaqut Cholil Qaumas (Gus Yaqut) meminta penceramah kondang Ustadz Abdul Somad Lc, MA berceramah dengan santun.


“Dakwahlah yg santun, stadz.. mbok yaa jangan karena sudah tenar, sampean kehilangan kesantunan,” kata Gus Yaqut di akun Twitter-nya @GusYaqut. seperti diberitakan suaranasional.com

Gus Yaqut mengomentari seperti itu terkait pernyataan Ustadz Abdul Somad terhadap Rina Nose yang melepas jilbabnya.

Putra KH Cholil Bisri itu melampirkan artikel dari Tribunnews berjudul “Fisiknya Dihina oleh Ustaz Abdul Somad, Rina Nose Tulis Kalimat Menohok!”

“Masya Allah.. Ustadz lupa yaa, memperolok manusia itu sama saja menghina penciptanya?” tulis Gus Yaqut.

Gus Yaqut juga pernah memprotes Ustadz Abdul Somad yang diundang berceramah di rumah dinas Menpora Imam Nahrawi.

Ia menilai Ustadz Abdul Somad menyebarkan ide khilafah Islamiyah yang bertentangan dengan ideologi bangsa Indonesia yaitu Pancasila.

“Sy suka @imam_nahrawi . Saat @jokowi tinjau HTI, dia undang ustad pendukungnya ceramah di rumah menteri. #shomadpendukungHTI #MenporaHebat,” kata Gus Tutut di akun Twitter-nya @Ansor_Satu.

Dalam beberapa ceramahnya, Ustadz Abdul Somad selalu membantah bahwa dirinya anti kebhinekaan dan anti NKRI, bahkan beberapa kali Ustadz Abdul Somad bercerita bertemu beberap kali dengan nonmuslim yang suka ceramahnya.

Salah satu yang sering diceritakkan adalah saat beliau bertemu dengan warga non Muslim saat di rumah makan. Beliau bertemu dengan bapak Adven yang bersama kedua anaknya Daniel dan Maria yang merupakan nonmuslim yang suka mendengarkan ceramah beliau.

Sebelumnya ceramahnya viral dan menjadi trending di laman youtube yang mengkritik lepas hijabnya Rina Nose.

Dalam ceramahnya di Koja Jakarta utara kemarin beliau mejelaskan bahwa itu bukan menghina dengan menyebutkan ungkapan ulama.

"Sombong terhadap orang sombong itu sedekah" -- begitulah Jawaban Ustadz Abdul Somad atas tudingan telah mengejek artis Rina Nose yang lepas jilbab.

Seperti yang lagi rame, para pendengki Ustadz Abdul Somad menuding beliau telah mengejek artis Rina Nose dalam salah satu ceramahnya.

"Itu bukan saya mengejek, itu orang sudah mengejek agama. Attakabur lil mutakkbir shodaqah.. sombong kepada orang yang sombong adalah shodaqoh," kata Ustadz Abdul Somad dalam ceramahnya menjawab tudingan para pendengki.

"Ustadz Somad dituding ekstrim... bukan... Ustadz Somad itu eskrim... lembut dan manis," lanjutnya yang disambut tawa hadirin.

Berikut videonya:



 Dikutip dari laman konsultasisyariah.com, التكبر على المتكبر صدقة

“Bersikap sombong kepada orang yang sombong adalah perbuatan baik.”

Penyataan di atas bukanlah hadis, melainkan hanya perkataan manusia yang banyak tersebar di masyarakat, sebagaimana yang dijelaskan oleh Al-Ajluni dalam kitabnya, Kasyful Khafa, dengan menukil keterangan dari Al-Qari. Kemudian, Al-Qari mengatakan, “Hanya saja, maknanya sesuai dengan keterangan beberapa ulama.”

Penulis kitab Bariqah Mahmudiyah mengatakan, “Bersikap sombong kepada orang yang sombong adalah sedekah, karena jika kita bersikap tawadhu di hadapan orang sombong maka itu akan menyebabkan dirinya terus-menerus berada dalam kesesatan. Namun, jika kita bersikap sombong maka dia akan sadar. Ini sesuai dengan nasihat Imam Syafi’i, ‘Bersikaplah sombong kepada orang sombong sebanyak dua kali.’ Imam Az-Zuhri mengatakan, ‘Bersikap sombong kepada pecinta dunia merupakan bagian ikatan Islam yang kokoh.’ Imam Yahya bin Mu’adz mengatakan, ‘Bersikap sombong kepada orang yang bersikap sombong kepadamu, dengan hartanya, adalah termasuk bentuk ketawadhuan.'”

Sementara, ulama yang lain mengatakan, “Terkadang bersikap sombong kepada orang yang sombong, bukan untuk membanggakan diri, termasuk perbuatan terpuji. Seperti, bersikap sombong kepada orang yang kaya atau orang bodoh (yang sombong).”

Allahu a’lam.[www.tribunislam.com]

Sumber : moslemcommunity.net

Sebarkan...