Jenderal Tito Tegaskan Polri Tak Takut Serangan Balik OPM


Jenderal Tito Tegaskan Polri Tak Takut Serangan Balik OPM

Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyebut ancaman serangan balik yang akan dilakukan oleh Tentara Nasional Pembebasan Papua Barat/Organisasi Papua Merdeka (TNPPB/OPM) adalah hal yang sudah sering ia dengar. Untuk itu, ia menegaskan pihaknya bersama TNI siap menghadapi ancaman serangan balik.

"Dari dulu juga ngomongnya begitu (menyiapkan pasukan untuk menyerang TNI-Polri)," kata Tito saat ditemui di gedung LIPI, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Selasa, 21 November 2017.

Tito mengaku tahu kekuatan OPM, karena dulu pernah menjabat sebagai Kapolda Papua. Dia menegaskan Indonesia memiliki kekuatan aparat yang jauh lebih besar dari OPM. "Negara Indonesia ini kekuatan TNI-Polri jauh lebih besar daripada mereka. Saya mantan Kapolda Papua, saya tahu. (Jadi) kami hadapi," kata Tito.

Sebelumnya, Juru Bicara NPPB/OPM, Sebby Sambom, menyampaikan rencana melakukan serangan balasan ke TNI-Polri. Sebby mengatakan OPM telah menyiapkan pasukan untuk serangan balasan.

"Kami akan balas mulai besok. Kami akan mengambil. Nanti lihat saja berita keluar tidak. Pasukan sudah siap," ujar Sebby, Senin, 20 November 2017.

OPM berkomitmen perang melawan TNI-Polri akan terus dikibarkan hingga ada intervensi dari Perserikatan Bangsa Bangsa.


Konflik bersenjata di Tembagapura kembali mencuat usai kabar penyanderaan 1.300 warga di Kampung Banti dan Kimbely.

Kepolisian yang sudah menyatakan akan menggelar operasi militer, menggelar langkah penyelamatan. Proses negosiasi yang dilakukan tidak membuahkan hasil.

Hingga akhirnya upaya evakuasi pun dilakukan lewat penyergapan yang dilakukan TNI dan evakuasi yang dilakukan oleh pasukan gabungan TNI-Polri. [www.tribunislam.com]

Sumber : viva.co.id

Sebarkan...