Genjot Infrastruktur dan Genjot Pajak Membuat Masyarakat Kaya Letakan Uang di bawah Bantal



Akibat dari keinginan besar rezim Joko Widodo membangun infrastruktur dengan tanpa dana yang memadai, para pelaku usaha atau orang-orang kaya mulai memindahkan hartanya dari bank ke rumah.



“Bahkan suatu saat, kita datang ke Ace Hardware mencari brangkas yang ukuran besar habis. Ya, karena mungkin saja sudah banyak yang mengembalikan uang ke rumah masing-masing,” kata Sekjen DPP PAN, Eddy Soeparno, Rabu (15/11/2017), di Jakarta.

Menurutnya ini karena adanya keterbatasan anggaran dari pemerintah dalam membangun infrastruktur. Berat sekali anggaran pemerintah itu sehingga harus menggenjot pendapatan. Pajak digenjot terus. Memang kita harus mengamankan APBN kita, tetapi jangan korbankan dunia usaha.

“Jangan sampai dunia usaha terbebani dengan pajak. Jangan sampai pengusaha takut: ‘Ah, saya menaruh uang di bank nanti diintip-intip karena Perppu Nomor 1 memberikan akses tersebut kepada Dirjen Pajak dan Kementerian Keuangan’. Sehingga sekarang terlihat banyak arus kembali dana dari bank ke bawah bantal,” jelasnya.

Akan tetapi secara politik, infrastruktur adalah program yang bisa dikatakan menjamin kebijakan yang dibuat tersebut.”Secara politis, ya, ini juga sangat penting. Karena itu bukti sebuah keberhasilan. Dan itu nyata.

Ada di depan mata. Ada kok jalan tolnya, terlihat. Jembatannya ada. Bandaranya terlihat. Bukti pembangunan fisik ada. Ada prestasi. Itu terlihat. Buka potensi ekonomi juga,” tutupnya.[www.tribunislam.com]

Sumber : voa-islam.com

Sebarkan...