September di Suriah Bulan Paling Mematikan Sepanjang 2017, 3.000 Orang Terbunuh


September di Suriah Bulan Paling Mematikan Sepanjang 2017, 3.000 Orang Terbunuh

Lembaga Pemantau HAM di Suriah, Syrian Observatory for Human Rights (SOHR), Ahad (1/10) mengungkapkan, ada 3.000 orang yang terbunuh sepanjang September 2017 lalu, termasuk 955 warga sipil Suriah lainnya.


Ratusan ribu warga sipil Suriah telah terbunuh dan jutaan orang mengungsi sejak perang meletus tahun 2011 lalu. Perang berkecamuk setelah rezim Basyar Asad dukungan Rusia dan Iran merespons unjuk rasa dengan kekerasan terhadap warga yang menginginkan perubahan.

“955 warga sipil terbunuh pada bulan September, termasuk 207 anak-anak,” kata Direktur SOHR, lemnaga pemantau HAM, Rami Abdel Rahman yang berbasis di Inggris itu sebagaimana dilansir ArabNews, Ahad (1/10/2017).

“Lebih dari 70 persen warga sipil yang terbunuh itu menjadi korban dari serangan udara Rusia dan koalisi internasional,” ujar Rami.

Pesawat tempur Rusia dan rezim Asad dalam dua pekan terakhir meningkatkan serangan mereka di provinsi Idlib, barat laut Suriah, yang sebagian besar dikuasai oleh kelompok pejuang Haiat Tahrir Al-Sham (HTS).

Delapan anak-anak dan 34 warga sipil lainnya terbunuh dalam serangan Jumat dan Sabtu (30/9/2017) di kota Armanaz, Idlib. Konflik Suriah yang hingga kini sudah berlangsung enam setengah tahun itu telah menewaskan lebih dari 450.000 orang.[www.tribunislam.com]

Sumber : salam-online.com

Sebarkan...