Soal Impor Senjata Ilegal, Kapolri: Bosan Saya Ngomongin Itu Terus



Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian enggan menanggapi kabar mengenai impor 5 ribu pucuk senjata api yang dilakukan kelompok tertentu dengan mencatut nama Presiden Joko Widodo (Jokowi).


Tito mengaku bosan membicarakan kabar yang keluar dari mulut Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo itu. Meski pernyataan Panglima itu kini dihubungkan dengan Densus 88 yang berada di bawah naungan Polri sebagai pihak yang mencatut nama presiden.

"Ah bosan saya ngomongin itu terus," singkat Kapolri yang langsung menuju mobil dinas saat ditemui di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta, Minggu (24/9).

Dalam acara 'Silaturahim Panglima TNI dengan Purnawirawan TNI di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (22/9) lalu, Jenderal Gatot Nurmantyo menyampaikan ada institusi yang berencana mendatangkan 5 ribu pucuk senjata secara ilegal dengan mencatut nama Presiden Jokowi ke Indonesia.

Namun, Panglima TNI tidak memberikan info secara rinci mengenai institusi yang dimaksud dan jenis senjata yang akan didatangkan.

"Memakai nama Presiden, seolah-olah itu dari Presiden yang berbuat, padahal saya yakin itu bukan Presiden. Informasi yang saya dapat kalau tidak A1 tidak akan saya sampaikan di sini," tegasnya saat itu. [www.tribunislam.com]

Sumber : beritaislam24h.info

Sebarkan...