Said Aqil: Borobudur Itu Batu, Didemo Apanya?, Netizen: Boleh Demo Asal Jangan Bunuh Mentrinya Itu Radikal!


Said Aqil: Borobudur Itu Batu, Didemo Apanya?, Netizen: Boleh Demo Asal Jangan Bunuh Mentrinya Itu Radikal!

Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj meminta agar candi Borobudur tak dipandang dari sisi agama atau sebagai tempat ibadah pemeluk agama Buddha.

Ia mengatakan, candi-candi yang ada di Indonesia, baik candi Borobudur ataupun Prambanan, merupakan kekayaan peradaban umat di Nusantara yang harus dijaga dan dihormati.

Hal ini disampaikan Said terkait rencana aksi solidaritas terhadap kekerasan Rohingya di Myanmar yang akan dilakukan dengan mengepung Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah. Belakangan rencana itu ditangguhkan.

“Borobudur batu, di demo apanya. Maksudnya gini, yang namanya Borobudur, Prambanan, dan lain lain candi-candi itu kan kekayaan khazanah peradaban umat nusantara ini. Baik Muslim maupun non-Muslim. Jadi kalau kita memandang Borobudur, jangan memandang agama. Jangan memandang agamanya apa itu, bukan,” kata Said di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (5/9) seperti dikutip dari republika online.

Ia mengatakan, tanpa adanya demonstrasi oleh masyarakat, pemerintah juga telah mengambil langkah memberikan bantuan kemanusiaan terhadap warga Rohingya di Myanmar. Sama dengan Presiden Jokowi, ternyata Said juga mengkliam Sekolah bantuan PKPU  Human Initiative di Lamachai dan rumah sakit bantuan ACT yang merupakan sayap juang GNPF dan FPI sebagai bantuan dari pmerintah RI. Saat mengklaim di antaranya pemerintah RI yakni dengan membangun rumah sakit yang senilai Rp 50 miliar di Rakhine serta membangun sekolah.

Kekerasan yang selama ini dilakukan pemerintah Myanmar terhadap minoritas Rohingya disebutnya bukan merupakan masalah agama. Namun merupakan masalah politik.

“Senangannya Indonesia gitu ya, agama campur politik. Itu salah. Agama (adalah) agama, politik adalah politik. Jadi, kita memandang kasus di sana itu politik, bukan suku, atau bukan ekonomi,” ujar Said Aqil.

Pernyataan Said tersebut spontan menuai reaksi dari pengguna sosial media atau netizen.Berikut rekasi spontan netizen terhadap pernyataan Said tersebut:

“Istana negara juga semen. Didemo apanya? Nalar beliau level berudu di atas kecebong dikit.” @Najwaashila12

"Demo boleh asal jangan yel2 pake mau bunuh mentri lagi ya....itu namanya radikal" @BrataRobinto

“BOROBUDUR ITU 'SIMBOL' YAI...” @Suratno89513331

“Uang jg cuma kertas pak, ngapain sampe diperebutkan .....” @yusufabualif

“Ternyata Dinegeri Ini Banyak Kiyai yang Tidak Memiliki Akal Yg Sehat Kabah Itu Batu Pak Yai Mengapa Alloh Memerintahkan Kita Mengelilinginya” @murtadho919

“Yang kemaren demo... Bunuh mentrinya siapa ya yai? @saidaqil” @Pangeransutaja.[www.tribunislam.com]

Sumber : kabarsatu.news

Sebarkan...