Parah, Peserta Aksi 299 Jalan Kaki dari Bogor dibatalkan Paksa oleh Polisi



Rencana umat Islam Bogor mengikuti Aksi Bela Islam 299 berjalan kaki dari Bogor menuju gedung DPR Jakarta  pada 29/09/2017 mendadak dibatalkan.

Alasannya karena polisi tidak mengizinkan, menurut kabar yang beredar, saai ini aparat kepolisian menjaga ketat lokasi Masjid Raya Bogor, selain itu dikabarkan bahwa polisi juga menghalangi peserta yang ingin mengikuti aksi tersebut.

Salah seorang netizen  Muhammad Fathurrahman Abu Rabbani, mengatakan:

BREAKING NEWS!

#Aksi299 jalan kaki dari Bogor-Jakarta pagi ini DIBATALKAN MENDADAK. Panitia dipaksa oleh polisi untuk membatalkan, bahkan didatangi kerumahnya larut malam. Lokasi, Masjid Raya Bogor, dijaga ketat oleh polisi & satpol PP. Setiap peserta yang datang dicegat & dihalangi, termasuk mobil komando.


Ya Allah..


Lumpuhkan & hancurkanlah siapa saja yang memusuhi Islam & muslimin, dan yang menghalangi #AksiBelaIslam299.
Aamiin..



Tampak dari foto yang diunggah Muhammad Fathurrahman, polisi dan mobil patroli yang menjaga Masjid Raya Bogor

Rencananya aksi tersebut adalah Penolakan terhadap PERPPU Ormas dan menolak kebangkitan PKI di depan Gedung MPR/DPR Jakarta Jumat Besok.

Padahal didalam UU sudah sangat jelas tertulis bahwa mengalangi warga untuk menyampaikan pendapat terancam pidana.

Berdasarkan Pasal 18 UU No. 9 Tahun 1998, setiap orang dengan kekerasan atau ancaman kekerasan menghalang-halangi hak warga negara untuk menyampaikan pendapat di muka umum yang telah memenuhi ketentuan, dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun.

Makin tak karuan saja negeri ini.[www.tribunislam.com]

Sumber : dakwahmedia.web.id

Sebarkan...