Marah, Puluhan Ormas Bakal Kepung Candi Borobudur Gelar Aksi Bela Rohingya


Marah, Puluhan Ormas Bakal Kepung Candi Borobudur Gelar Aksi Bela Rohingya

Prihatin dengan aksi terorisme yang dilakukan oleh penguasa Myanmar terhadap Muslim Rohingya, ribuan elemen masyarakat akan mengepung Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah pada Jumat, 8 September. Lebih dari 30 ormas dan Laskar Islam akan melakukan ‘Aksi Bela Rohingya’ di lokasi Candi Budha terbesar di dunia itu.


Pembantaian kaum Muslim Rohingya yang dilakukan oleh para bhiksu (pimpinan agama Budha) dan tentara pemerintah menimbulkan protes keras dari dunia. Hadiah Nobel Perdamaian yang pernah diberikan kepada Aung San Suu Kyi yang dijuluki wanita yang tak berperikemanusian (The inhuman lady) ini diminta dicabut karena tindakannya sebagai penasehat negara yang mendukung pembantaian masal, pemerkosaan dan penindasan muslim Rohingnya.

“Jumat, 8 September 2017, insya Allah akan digelar Aksi Bela Muslim Rohingya dalam bentuk Gerakan Sejuta Umat Islam Mengepung Candi Borobudur. Candi Budha terbesar di dunia. Kita sampaikan ke penduduk dunia Stop Pembantaian Muslim Rohingya,” demikian bunyi rilis yang diterima redaksi Swamedium.com, di akhir pekan.

Sebagai pemenang Nobel Perdamaian tahun 1991, pernyataan Suu Kyi yang tidak peduli dengan pembantaian massal Muslim Rohingya dinilai jauh panggang dari api atau sangat tidak mencerminkan hati yang welas asih dan berperi kemanusiaan.
“Keterlibatan militer Myanmar dalam pembantaian masyarakat Muslim Rohingya adalah kejahatan kemanusiaan atau crime against humanity yang wajib dihukum oleh dunia internasional,” kata Ketua Partai Bulan Bintang, Yusril Ihza Mahendra dalam keterangan tertulisnya, Jumat (1/9) malam.

Sebagai pemegang Hadiah Nobel Perdamaian, Yusril menilai, sikap Suu Kyi yang membiarkan kekejaman di Rohingya, Myanmar dalam membantai umat Islam adalah sikap yang memalukan.

Pembantaian yang dilakukan tentara Myanmar itu, sengaja dibiarkan oleh pemerintahnya sehingga kejahatan ini menjadi kejahatan sistematis dan meluas, yang bertujuan melenyapkan sebuah entitas etnis atau etnic cleansing di negara itu.

Berikut ini daftar sementara Ormas dan Laskar Islam yang siap hadir pada Aksi Bela Rohingnya di Candi Borobudur, Jumat, 8 September 2017:

1. FA UIB Jateng-DIY
2. Front Pembela Islam (FPI)
3. Laskar “Barisan Muda Klaten”
4. GAM (Gerakan Anak Matahari)
5. Laskar Bemper Muntilan
6. Laskar Baitullah Sleman
7.DPP FRONT JIHAD ISLAM
8. KOKAM Salam
9. BM PAN Magelang
10. Laskar Ababil
11. Brigade elqosam
12. GPK Muntilan
13. GPK Blabak Mungkid
14. GPK ASHKA Sleman
15. Majlis Mujahidin Klaten
16. Spirit 212 kota Magelang
17.Mujahidin 1912 Wonosobo.
18. RING’S Muntilan
19. DPD FJI Boyolali
20. LUIS Surakarta
21. FUIS Salatiga
22. Teras Dakwah Jogja
23. Ikatan Keluarga Minang Mgl
24. Laskar Blue Panser
25. Amar Ma’ruf Solo Raya
26. Satrio Ning Jagad
27. IMC Solo
28. Laskar Islam Klaten
29. SAR Juba Rescue Ta’mirul Islam Solo
30. CDK

Kami mengajak semua komponen umat Islam untuk ikut berperan dalam aksi tersebut. Silahkan di isi ormas dan laskar yg akan hadir. Kita putihkan Borobudur. Kita sampaikan kepada dunia. Stop Pembantaian Rohingya.[www.tribunislam.com]

Sumber : republik.in

Sebarkan...