Kesaksian Wartawan Inggris: “Kebencian Pemeluk Budha (Myanmar) Pada Muslim Rohingya Sangat Mendalam”


Kesaksian Wartawan Inggris: “Kebencian Pemeluk Budha (Myanmar) Pada Muslim Rohingya Sangat Mendalam”

Walaupun banyak dihalangi dan dijaga ketat pasukan Myanmar, wartawan asing berhasil mencuri-curi kesempatan untuk meliput langsung di wilayah Rakhine state tempat tinggal muslim Rohingya di Myanmar.


Jonathan Miller‏, salah satu jurnalis asing dari Channel 4 News, sebuah stasiun berita TV dari Inggris berhasil memasuki wilayah Rakhine dimana dalam tiga pekan terakhir mengalami genosida, pembantaian, pembakaran rumah, hingga 1000 lebih tewas.

“I’ve been in Myanmar’s Rakhine State with my @Channel4News team. Buddhists’ hatred of #Rohingya Muslims is visceral.”

“Saya sudah berada di negara bagian Rakhine Myanmar dengan tim Channel 4 News. Kebencian pemeluk Budha pada Muslim Rohingya sangat mendalam,” ujar Jonathan Miller di akun twitternya @millerC4.

Pernyataan Jonathan Miller yang didasari pada FAKTA asli kejadian di lapangan ini semakin membuktikan bahwa akar permasalahan genosida atas muslim Rohingya adalah karena mereka Muslim.

Jadi SANGAT DUSTA kalau ada yang mengatakan persoalan Rohingya tak ada kaitannya dengan agama.

Hal yang juga secara jujur diungkap Paus Fransiskus:

“They have been suffering for years, they have been tortured, killed simply because they wanted to live their culture and their Muslim faith,” the pope said.

(“Mereka telah menderita selama bertahun-tahun, mereka telah disiksa, dibunuh hanya karena mereka ingin hidup dengan budaya dan iman Islam mereka,” kata Paus) (kl/gr)[www.tribunislam.com]

Sumber : eramuslim.com

Sebarkan...