Anggota Dewan Tersangka Pembakaran 7 Sekolah di Palangkaraya Anti FPI dan Rajin Ibadah ke Gereja



Tujuh orang menjadi tersangka kasus pembakaran tujuh sekolah di Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Satu nama yang terlibat mengejutkan. Dia adalah seorang wakil rakyat dari Partai Gerindra.



Yansen Binti merupakan anggota DPRD Kalimantan Tengah. Dia menjadi otak pembakaran tersebut. Semua rencana jahat tersebut dilakukan di KONI Provinsi Kalteng.

Polisi tak ragu menjadi Yansen tersangka. Pertama, polisi mengantongi pengakuan dari tujuh orang tersangka yang lebih dahulu diamankan. Kemudian beberapa barang bukti yaitu hasil temuan tim Laboratorium Forensik Surabaya serta beberapa bukti pendukung lainnya.

"Peran tersangka adalah yang merencanakan serta menyuruh delapan tersangka lainnya untuk membakar sekolah," kata Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah, Brigjen Anang Revandoko saat jumpa pers di Mapolda Kalteng, Selasa (5/9). Demikian dilansir dari Antara.

Anang menegaskan Yansen yang menyuruh tersangka lain berinisial AG untuk menyediakan serta menyerahkan beberapa alat untuk pembakaran sekolah seperti handuk, bahan bakar serta beberapa alat lainnya. Polisi juga sudah menggeledah ruang kerja Yansen, Kantor KONI dan kediamannya.

"Mengenai motif belum kita ketahui. Hanya saja masih kita kembangkan karena dalam pemeriksaan yang dilakukan oleh pihak Mabes Polri belum penuh total," katanya.

Dari tujuh orang tersangka yang telah ditetapkan sebelumnya, semuanya bermotif ekonomi. Yansen telah dibawa ke Mabes Polri melalui Kota Banjarmasin, guna melakukan penyidikan lebih lanjut untuk menguak kasus pembakaran SDN di Palangka Raya tersebut.

Kabagpenum Divhumas Mabes Polri, Kombes Pol Martinus Sitompul mengatakan, kedua tersangka yakni Yansen beserta sopirnya langsung diterbangkan ke Jakarta dan dibawa ke Bareskrim Polri untuk didalami lagi kasus tersebut.

"Dua tersangka (Yansen dan sopirnya) telah dibawa ke Bareskrim untuk dimintai keterangan lagi,"ujarnya.

Martinus mengungkapkan, keduanya diduga kuat menjadi dalang dibalik pembakaran sekolah di Palangkaraya. Tapi polisi belum mengetahui motif yang sebenarnya kenapa melakukan pembakaran terhadap sekolah tersebut.

"Kami masih menggali lagi motif tersangka membakar sekolah di Palangkaraya," tandasnya.

Yansen Binti yang merupakan anggota DPRD Kalimantan Tengah dikenal rajin beribadah ke Gereja.Dia dikenal dilingkungannya sebagai orang yang relegius serta sangat rajin dalam beribadah setiap minggu.

"saya heran kenapa dia terlibat pembakaran fasilitas umum, padahal dia wakil rakyat yang rajin ibadah, orangnya religius dan rajin tiap minggu ke Gereja" ucap salah satu warga bernama Caroline.

Disamping rajin beribadah Yansen Binti merupakan salah satu tokoh yang sangat anti terhadap PFI.Yansen Binti adalah tokoh yang paling keras menolak keberadaan FPI di Provinsi Kalimantan Tengah.[www.tribunislam.com]

Sumber : kabarsatu.news

Sebarkan...