Amanah Belum Selesai, Presiden Melalui Mendagri Sudah Bicara Meraih Kekuasaan lagi di Tahun 2019


Amanah Belum Selesai, Presiden Melalui Mendagri Sudah Bicara Meraih Kekuasaan lagi di Tahun 2019

Belum lagi bekerja dengan baik, belum lagi menyelesaikan persoalan - persoalan bangsa yang masih menumpuk, tapi Jokowi melalui menteri dalam negeri sudah membuka wacana kesana kemari akan maju di Pilpres 2019. Apakah ini etika yang baik di tengah rakyat kian menjerit karena persoalan bangsa yang kian rumit?


Sepetri dibeirtakan detik.com dalam judul Tjahjo: Pak Jokowi Jelas akan Maju Lagi di Pilpres hari ini sabtu 1/10, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menyebut Presiden Joko Widodo akan kembali maju mencalonkan diri sebagai capres pada Pilpres 2019. Wakil Presiden Jusuf Kalla, menurutnya, juga berpeluang maju menjadi capres atau cawapres.

"Pak Jokowi jelas akan maju lagi. Pak JK akan maju lagi sebagai presiden masih bisa, wapres masih bisa, tim sukses pasti bisa," ujar Tjahjo kepada wartawan di Hotel Bidakara, Jl Jenderal Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Sabtu (2/9/2017).

Jawaban ini disampaikan Tjahjo terkait pernyataan sebelumnya yang memperkirakan tim pemerintahan Jokowi-JK bisa berlanjut hingga ke Pilpres 2019 untuk kembali mengusung Jokowi. Tjahjo sempat menyebut JK dapat menjadi ketua timses Jokowi bila JK tak maju di Pilpres

"Beliau kan punya hak politik. Seperti tadi mau jadi politikus juga boleh. Pak Jokowi pasti maju, Pak JK masih bisa akan diminta semua jadi jurkamnya di belakang layar," kata Tjahjo.

Atas pernyataan Tjahjo, juru bicara JK, Husain Abdullah, memberikan tanggapan. Husain menyebut usul Tjahjo tak mungkin terealisasi.

"Menurut saya tidak mungkinlah. Karena Pak JK harus tetap mem-'back up' tugas-tugas dari Pak Jokowi sampai akhir masa pemerintahannya, malah kalau Bapak masuk di situ, tidak mengenakkan bagi Pak Jokowi di mata publik," kata Husain, Rabu (30/8).[www.tribunislam.com]

Sumber : jossss.com

Sebarkan...