Sambangi Mapolres Klaten, LUIS Tanyakan Kelanjutan Kasus Siyono


Sambangi Mapolres Klaten, LUIS Tanyakan Kelanjutan Kasus Siyono

Pada Kamis (17/08), Laskar Umat Islam Surakarta (LUIS) mendatangi Mapolres Klaten guna mengkonfirmasi perkembangan proses penyidikan yang dilakukan oleh Polres Klaten terkait kasus kematian almarhum Suyono. Siyono meninggal beberapa hari setelah di bawah Densus 88 seusai shalat jamaah.


Menurut Humas LUIS, Endro Sudarsono, hadir pengurus LUIS dalam pertemuan di ruang Reskrim Polres Klaten adalah Edi Lukito, SH, Ibnu Nugroho, SH dan Endro Sudarsono, S.Pd.

“Dan diterima Kanit 1 Reskrim Aiptu Andi dan beberapa staf lain,” ujar Endro kepada Kiblat.net melalui rilisnya.

Endro juga menegaskan bahwa berdasarkan Laporan Polisi no LP/B/154/V/2016/JATENG/RES.KLT tanggal 15 Mei 2016 maka sudah 20 bulan lebih proses hukum kematian Siyono berjalan di Polres Klaten. Menurut LUIS kasus ini harus segera di selesaikan secara hukum secepatnya.

“Sebab, kematian Siyono tidak wajar. Karena ada luka memar di bagian kaki dan patah tulang dibagikan dada yang sudah di buktikan oleh Autopsi yang dilakukan oleh Komnas HAM dan Muhammadiyah,” imbuhnya.

Selain itu, ia menekankan agar kasus tersebut segera diselesaikan karena sudah ada putusan sidang kode etik Polri bahwa ada pelanggaran SOP saat penanganan Siyono dan yang bersangkutan sudah diberi sanksi. Bahkan, berapa saksi juga sudah diperiksa termasuk keluarga Siyono dan para terlapor.

“Maka, kami menegaskan bahwa harus ada kepastian hukum untuk kasus pidana apapun dan siapapun pelakunya, termasuk kasus kematian Siyono,” ujarnya.[www.tribunislam.com]

Sumber : kiblat.net

Sebarkan...