Muhammadiyah Karanganyar Benarkan Anggotanya Ditangkap Densus 88


Muhammadiyah Karanganyar Benarkan Anggotanya Ditangkap Densus 88

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Karanganyar, Syamsuri membenarkan bahwa ada anggota Majelis Tarjih Muhammadiyah yang ditangkap Densus 88 berinisial ARD. Ia menjelaskan, ARD sudah bergabung di Majelis Tarjih selama satu bulan.


Jadi benar (ditangkap.red), dan yang bersangkutan itu memang sudah gabung anggota Muhammadiyah masuk Majelis Tarjih baru satu bulan,” katanya saat dihubungi Kiblat.net pada Rabu (16/08).

Syamsuri juga mengatakan bahwa ARD punya latar belakang ilmu agama yang bagus. Ia mengungkapkan, ARD alumni Pondok Gontor, kemudian kuliah di Universitas Muhammadiyah Surakarta.

“Beliau (ARD) itu memang sebenarnya punya basic pemahaman agama cukup bagus. Selama ini banyak ngisi di banyak tempat pengajian, termasuk di kelompok Muhammadiyah,” ujarnya.

Ia juga mengatakan bahwa pihaknya telah menginvestigasi bagaimana ARD mengisi pengajian. Ternyata, menurut pengakuan warga Muhammadiyah, ADR biasa saja dalam mengisi pengajian.

“Setelah peristiwa ini saya cek, ngisinya gimana. Ternyata ngisinya itu datar-datar saja. Jadi nggak nyinggung politik dan sebagainya. Maka saya agak kaget,” ucapnya.

Sebelumnya, ARD ditangkap pada Ahad 14 Agustus petang sekitar pukul 18.15 WIB. Penangkapan dilakukan di depan salah satu rumah makan di desa setempat. Kala itu, yang bersangkutan tengah pulang dari masjid.

Ketika sampai di depan rumah makan, mendadak datang mobil Toyota Innova warna hitam. Sejumlah orang yang berada di dalam mobil lalu keluar dan mencengkeram ARD. Belakangan diketahui mereka dari Densus 88. [www.tribunislam.com]

Sumber : kiblat.net

Sebarkan...