Fuad Bawazier: Bisa Ambruk, Propaganda ‘Sukses’ Makro Ekonomi era Jokowi Menyesatkan!


Fuad Bawazier: Bisa Ambruk, Propaganda ‘Sukses’ Makro Ekonomi era Jokowi Menyesatkan!

Para pejabat penting di bidang ekonomi dan keuangan Pemerintahan Joko Widodo sibuk membanggakan “sukses” dengan kebijakan makro ekonomi yang stabil. Padahal Presiden Jokowi mendesak para pejabatnya agar mengambil berbagai langkah konkrit untuk mendongkrak ekonomi Indonesia.

Peringatan itu disampaikan Menteri Keuangan RI era Presiden Soeharto, Fuad Bawazier (17/08). “Jadi makro ekonomi kini bisa dibilang ‘OK’ dan masih ‘OK’, tapi sebenarnya terus memburuk. Dan ingat, lama-lama bisa ambruk,” tegas Fuad Bawazier.

Kata Fuad, makro ekonomi Indonesia sejak 50 tahun terakhir ini (awal Orba sampai sekarang) praktis stabil (begini-begini saja, kecuali saat terkena krisis moneter) dengan kecenderungan memburuk.

“Sebab, dulu pertumbuhan bisa mencapai 6-7 persen, sekarang hanya 5 persen; cadangan devisa relatif stabil diukur rationya terhadap impor; inflasi plus-minus sama/relatif stabil; rata-rata pertumbuhan kredit perbankan dulu lebih tinggi dari sekarang,” beber Fuad.

Fuad mengatakan, sebaiknya petinggi ekonomi keuangan Pemerintah tidak terlena apalagi membanggakan “sukses” makro ekonomi, sebab dari dulu seperti ini, dengan kecenderungan relatif memburuk.

“Jadi tidak ada yang perlu dibanggakan dengan makro ekonomi Indonesia sekarang ini. Propaganda ‘sukses’ yang terus menerus bisa menyesatkan,” tegas Fuad.

Menurut Fuad, jika dibiarkan, lama-lama Pemerintah Jokowi sendiri bisa terlena karena percaya pada kebohongan atau propagandanya sendiri. “Stabilitas makro penting tapi itu saja tidak cukup, sebab ukuran sukses sesungguhnya di sektor riil atau mikro. Dan di mikro kita sedang babak belur,” pungkas Fuad.[www.tribunislam.com]

Sumber : intelijen.co.id

Sebarkan...