Disebut ‘Teroris’, Hamas Kecam Surat Kabar Saudi


Disebut ‘Teroris’, Hamas Kecam Surat Kabar Saudi

Gerakan perlawanan Hamas Palestina mengecam sebuah surat kabar Saudi karena menggambarkan kelompok tersebut sebagai organisasi “teroris”.


Harian Arab Saudi, Al-Riyadh, menerbitkan sebuah laporan berita pada Jumat (4/7) lalu, dan menggambarkan Hamas sebagai organisasi “teroris”.

“Uraian ini menodai (citra) perlawanan heroik, yang merupakan ujung tombak dalam membela tujuan kita,” kata Hamas dalam sebuah pernyataan pada Sabtu (5/8), lansir Anadolu Agency,

“(Itu) hanya melayani musuh Palestina, yang merupakan perkara utama bangsa Arab dan Islam,” tambahnya.

Hamas terus mendesak harian Saudi itu untuk membalikkan sikapnya yang bertentangan dengan sikap Arab Saudi, dan selalu dilakukan oleh rakyat Palestina dan perlawanan mereka.

Hamas, yang menguasai Jalur Gaza, terjebak dalam krisis antara Qatar dan empat negara Arab, termasuk Arab Saudi, yang menuduh Doha mendukung “terorisme”. Yang dimaksud kelompok “terorisme” di sini di antaranya adalah Ikhwanul Muslimin dan Hamas.

Keempat negara (Arab Saudi, Mesir, Uni Emirat Arab dan Bahrain) telah memberlakukan blokade laut, darat dan udara untuk Qatar dan mengajukan daftar tuntutan ke Doha, termasuk penutupan televisi Aljazeera, atau menghadapi sanksi lebih lanjut.

Qatar sendiri membantah tuduhan tersebut dan berpendapat bahwa blokade yang dilakukan keempat negara tersebut melanggar hukum internasional. (MNM/Salam-Online)[www.tribunislam.com]

Sumber : salam-online.com

Sebarkan...