Aparat Diminta Penghina Prabowo Dibasmi Seperti Saracen



Pemberantasan konten ujaran kebencian berbau SARA di media sosial harus dibasmi secara keseluruhan, tidak parsial. Begitu tegas Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon menanggapi pengungkapan sindikat penebar konten SARA, Saracen.



"Jadi kalau kita mau membasmi hoax dan fake news maka itu harus secara keseluruhan jangan secara parsial tiba-tiba ada Saracen. Kalau mau membasmi itu basmi semua dari mulai biangnya," tegas Fadli di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (29/8).

Salah satu yang disinggung Fadli adalah pegiat sosial media berinisial U yang pernah menghina Ketua Umum Prabowo Subianto. Alih-alih diusut polisi, penghina Prabowo itu justru diundang ke Istana Negara oleh Presiden Joko Widodo.

"Itu yang diundang ke Istana itu sosial media juga kan? kelompok itu termasuk yang menghina Prabowo ada di situ. Inisalnya U," terang wakil ketua umum Gerindra tersebut.

Pernyataan Fadli tersebut mengarah kepada pegiat sosial media Ulin Yusron yang pernah mengedit foto Prabowo dan mengunggahnya ke media sosial. Dalam foto itu, gambar Prabowo diedit seperti Adolf Hitler dengan menggunakan seragam NAZI. Ulin menambahkan gambar itu dengan caption "Si Fasis, Penculik, Pemberang".

Pada Kamis (24/8), puluhan pegiat medsos diundang ke Istana Negara oleh Presiden Jokowi. Salah satu yang diundang tersebut adalah Ulin Yusron. [www.tribunislam.com]

Sumber : kabarsatu.news

Sebarkan...