Anggotanya Diciduk Densus 88, Muhammadiyah Karanganyar Siapkan Advokasi Hukum


Anggotanya Diciduk Densus 88, Muhammadiyah Karanganyar Siapkan Advokasi Hukum

Pengurus Daerah Muhammadiyah (PDM) Karanganyar menyatakan pihaknya tetap profesional menyikapi penangkapan anggotanya, Ahmad Romadhon Deny (ARD) oleh Densus 88 dengan menempuh jalur hukum.


“Ini Muhammadiyah Karanganyar bertindak porposional saja. Maka dari PP sudah ada tim hukum yang mau mengadvokasi. Tapi advokasi itu tergantung pada keluarga mau apa tidak,” kata Ketua Pengurus Daerah Muhammadiyah (PDM) Karanganyar, Syamsuri saat dihubungi Kiblat.net pada Rabu (16/08).

“Dan advokasi itu hanya memastikan bahwa proses hukum terlalui dengan baik sesuai peraturan perundangan,” sambungnya.

Syamsuri juga berharap pada kepolisian agar proses hukum dijalankan sesuai undang-undang dan peraturan yang ada. Harapannya, hak-hak hukum dari anggotanya terpenuhi.

Ia juga menegaskan apabila kadernya terbukti melakukan tindakan teror, pihaknya akan tetap taat pada hukum. “Karena itu tindakan individu di luar program Muhammadiyah,” jelasnya.

Sebelumnya, Ahmad Romadhon Deny (ARD) yang merupakan anggota Muhammadiyah Karanganyar ditangkap Minggu 14 Agustus petang sekitar pukul 18.15 WIB. Penangkapan dilakukan di depan salah satu rumah makan di wilayah Karanganyar. Kala itu, terduga tengah pulang dari Masjid.

Ketika sampai di depan rumah makan, mendadak datang mobil Toyota Innova warna hitam. Orang-orang yang di dalam mobil lalu keluar dan memegang ARD. Belakangan diketahui mereka adalah petugas Densus 88.[www.tribunislam.com]

Sumber : kiblat.net

Sebarkan...