Pengamat: Khianati Rakyat! Jokowi Ajak Keluarga Ikut Dinas ke Jerman-Turki


Pengamat: Khianati Rakyat! Jokowi Ajak Keluarga Ikut Dinas ke Jerman-Turki

Presiden Joko Widodo tidak seharusnya mengajak serta anak, menantu dan cucu ikut kunjungan dinas ke Jerman-Turki, mengingat perekonomian rakyat yang kian memburuk. Keikutsertaan keluarga dalam perjalanan dinas akan memunculkan persepsi bahwa Jokowi telah mengkhianati rakyat.


Pendapat itu disampaikan pengamat politik Muslim Arbi kepada intelijen (06/07). “Selama ini, Jokowi dan buzzer selalu mengkampanyekan kesederhanaan via jargon Revolusi Mental, tetapi membawa rombongan keluarga dalam urusan kenegaraan itu sama saja mengkhianati rakyat,” tegas Muslim Arbi.

Muslim mengingatkan, Jokowi bisa dinilai telah memanfaatkan fasilitas negara untuk kepentingan pribadi dan keluarganya. “Padahal selama ini, Jokowi digambarkan sebagai sosok sederhana. Misalnya, selalu duduk di kelas ekonomi pesawat terbang. Namun, semua itu tidak sesuai yang digambarkan,” ungkap Muslim.

Menurut Muslim, saat ini, waktu yang tidak tepat untuk membawa serta keluarga ke luar negeri ketika rakyat kesulitan. “Di saat rakyat menjerit, subsidi dicabut, Presiden Jokowi dan keluarganya plesiran dengan memanfaatkan uang negara,” papar Muslim.

Untuk itu, Muslim mendesak anggaran perjalanan Jokowi dan keluarga dibuka ke publik agar tidak menimbulkan tudingan ataupun fitnah. “Anggaran perjalanan Jokowi dan keluarganya ke Turki-Jerman harus dibuka ke publik, agar masyarakat mengetahuinya,” kata Muslim.

Sejatinya, kata Muslim, pencitraan “kesederhanaan” Jokowi dan keluarga semakin luntur setelah terungkap tas bermerk dan berharga mahal yang dipakai Iriana Jokowi dan anak perempuan Jokowi, Kahiyang Ayu.[www.tribunislam.com]

Sumber : intelijen.co.id

Sebarkan...