Boni Hargens Siap Dites Urine Jawab Tuduhan Sakau Karena Pakai Narkoba Saat Talkshow di TV One


Boni Hargens Siap Dites Urine Jawab Tuduhan Sakau Karena Pakai Narkoba Saat Talkshow di TV One

Pengamat politik Boni Hargens beberapa waktu belakangan jadi sorotan.

Hal tersebut lantaran ia bersikap aneh saat tampil dalam siaran langsung acara televisi.



Video pengamat politik dari Universitas Indoneia, Boni Hergens, saat menghadiri sebuah program bincang pagi di TV One, Senin (10/7/2017), tiba-tiba jadi perbincangan netizen.

Pada acara tersebut Boni diundang untuk bicara soal urgensi Peraturan Perundang-undangan (Perpu) Organisasi Masyarakat (Ormas).

Rekaman yang memperlihatkan kejadian ini diunggah akun Twitter @DakwahDakwah.



Di awal video tampak Boni tengah berbincang dengan dua pembawa acara.

Namun tiba-tiba, seperti dikutip TribunWow, dia terlihat tak nyaman dengan keadaaannya saat itu.

Dalam rekaman tampak Boni beberapa kali mengusap hidungnya.

Selang beberapa saat kemudian ia menggelengkan kepala hingga mengusap paha.

Meski begitu, Boni rupanya masih mampu berkomunikasi dengan baik.

Ia bahkan menjelaskan bahasan yang jadi tema acara itu dengan penuh semangat.

Sementara itu, dikatakan pengelola akun tersebut, tak berselang lama siaran langsung tersebut langsung dihentikan oleh pihak stasiun televisi.

Berkaitan dengan kejadian ini, warganet pun langsung bereaksi macam-macam.

Sebagian besar dari mereka kemudian menyatakan jika Boni tengah sakau.

Sebagai informasi, sakau adalah keadaan tak nyaman yang terjadi pada tubuh mantan pecandu obat-obatan terlarang.

Mengutip laman Hellosehat.com, kejadian ini disebabkan karena pemberhentian pemakaian obat secara mendadak atau akibat penurunan dosis secara drastis.

Sementara itu, belakangan diketahui, kejadian Boni yang tak nyaman saat siaran di televisi bukan kali ini saja terjadi.

Sebelumnya, Boni juga tampak menggelengkan kepalanya berkali-kali.

Video yang merekam kejadian tersebut pun diunggah akun Facebook Zaid Al Khair.

Dalam rekaman itu tampak Boni tampil mengenakan busana bernuansa santai.

Dari awal video sudah tampak ia beberapa kali menggelenggkan kepala dan menunduk.

Meski begitu, ia tetap mampu menggebu-gebu berdebat dengan lawannya dalam acara tersebut.

Dikonfirmasi Tribunnews.com, Boni bilang fitnah keji yang dilontarkan bahwa dia sakau.

Boni bersedia di tes urine untuk membuktikan tuduhan sakau karena menggunakan narkoba.

"Dites apa saja mau," ujarnya.

Dia mengaku sedang sakit dalam beberapa waktu belakangan ini.

Tanggal 29 Juni sampai 3 Juli lalu, Boni dirawat di RS Siloam karena sakit hipokalemia atau penyakit krisis kalium dalam darah."Tanggal 4 Juli rapat di kantor terus kambuh, dibawa ke RSPAD oleh pimpinan di kantor. Di RSPAD dirawat sampai sekarang," ujar Boni ketika dikonfirmasi Tribunnews.com, Selasa (11/7/2017).

Namun begitu, Boni mengaku ditawari mengisi talkshow di TV One. Karena isu yang diangkat bagus soal Perppu Ormas maka dia pun hadir namun dengan syarat tidak bisa berlama-lama.

"Karena penting saya ikut. Saya tanya katanya waktunya 30 menit total nggak pakai iklan. Saya bilang nggak bisa karena lagi sakit, akhirnya saya setuju untuk satu segmen," ujarnya.

Karena menganggap dirinya bisa mengikuti talkshow dia pun melanjutkan ke segmen kedua. Namun ternyata di segmen kedua itu dia merasa tak mampu sehingga produser acara memutuskan untuk menghentikan perbincangan.

"Segmen kedua nggak sampai selesai. Saya kasih kode untuk selesai. Kamerawati yang narik, dia bilang bapak sakit. Produsernya yang memintakan dihentikan," ujarnya.

Dikatakan kalau sakitnya kambuh maka dia akan sesak nafas dan kejang di perut.

Di rumah sakit, Boni dibesuk Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Teten Masduki pada Rabu 5 Juli 2017 lalu. [www.tribunislam.com]

Sumber : tribunnnews.com

Sebarkan...