PDIP Buka Penjaringan Cagub Jawa Timur, Pendaftar Wajib Setor "Mahar" Rp100 Juta


PDIP Buka Penjaringan Cagub Jawa Timur, Pendaftar Wajib Setor "Mahar" Rp100 Juta



Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) membuka pendaftaran penjaringan bakal calon gubernur dan wakil gubernur gubernur Jawa Timur untuk Pilkada 2018. Setiap pendaftar diwajibkan menyetor uang sebesar Rp100 juta.

Sekretaris DPD PDIP Jawa Timur, Sri Untari mengatakan, soal setoran Rp100 juta tiap pendaftar memang pungutan resmi diberlakukan. Uang itu harus dibayar langsung saat pengambilan formulir. Dana itu nantinya akan digunakan untuk biaya survei elektabilitas calon dan gotong royong.

"Kami perlu tahu, seberapa tinggi popularitas dan elektabilitas pendaftar, karena itu perlu disurvei," kata Sri Untari, Kamis (1/6/2017).

Untari juga mengakui dana yang harus dibayar oleh pendaftar memang cukup besar. Hal ini untuk melihat seberapa serius seseorang mencalonkan diri untuk jadi kepada daerah. "Kami ingin pendaftar yang sungguh-sungguh. Artinya, tidak main-main," jelasnya.

PDIP sengaja membuka pendaftaran pada Juni 2017, karena bertepatan dengan bulan lahirnya Proklamator RI Soekarno. Ia berharap, nantinya PDIP bisa menjaring seorang pemimpin seperti Presiden RI pertama tersebut. "Jadi momentumnya pas menurut kami karena Bung Karno terlahir bulan Juni," ujarnya.

Mekanisme penjaringan kepala daerah di internal PDIP, sesuai aturan yang berlaku di partai itu yakni dalam prosesnya nanti setiap pengurus tingkat kabupaten dan kota atau DPC mengusulkan dua nama.

Selanjutnya, nama-nama itu akan diserahkan ke DPP PDIP untuk dikaji lebih lanjut. Partai membuka peluang seluas-luasnya kepada masyarakat Jawa Timur dari berbagai kalangan untuk mendaftar.

Sedangkan untuk proses pengambilan formulir dibuka selama 14 hari terhitung sejak 15 Juni hingga 30 Juni 2017. Baik pengambilan maupun pengembalian formulir dilakukan di kantor DPD PDIP Jawa Timur di Jalan Kendangsari, Surabaya.[www.tribunislam.com]

Sumber :

Sebarkan...