KH.Maman Imanulhaq Faqih Disarankan Jadi Biksu Oleh Netizen


KH.Maman Imanulhaq Faqih Disarankan Jadi Biksu Oleh Netizen

KH. Maman Imanulhaq Faqih disarankan oleh Netizen untuk tanggalkan Sorban dan Kopiahnya serta lepaskan gelar Kyainya lalu pindah agama untuk menjadi biksu.

Komentar Netizen tersebut dalam mengomentari Postingan Dari Akun Facebook Moh Aflah yang diposting pada tanggal 17 Juni 2017 pukul 21:36 WIB.


MENYAMAKAN SEMUA AGAMA SAMA DI SISI TUHAN, KH MAMAN IMANULHAQ FAQIH DIANJURKAN PINDAH KE AGAMA BUDDHA.

Oleh: Moh Aflah (si anak Kampung)

Saya mencoba mencermati dan membandingkan pernyataan KH Maman Imanulhaq faqih dalam sebuah acara kick andy di metro Tv.

Saya belum tahu persis posisi beliau di jajaran elit PBNU. Namun yg jelas dari alur pemikiran nya akan membawa Ummat ini kelembah kebingungan dan kerancuan dalam keimanan.

Setelah saya melihat Potongan Videonya, saya mulai befikir. Ke arah mana beliau menyandarkan pendapatnya ini?

Maman :

"Orang yang jujur, orang yang soleh, punya solidaritas sosial, punya dedikasi punya loyalitas, apapun agamanya dia PASTI MENDAPAT TEMPAT TERBAIK DI SISI ALLAH SWT"

Jika menyandarkan pendapat nya kepada ajaran Islam, jelas Islam Menolak atas pemikiran seperti diatas, baik di dalam Alqur'an maupun didalam Hadist Nabi

Namun jika menyandarkan pendapatnya kepada Ajaran buddha maka ada kesamaan bahkan persis pendapat maman Imanulhaq faqih dengan ajaran buddha.

Buddha mengajarkan bahwa manusia menjadi baik atau jahat bukan karena kasta atau status sosial.

bukan pula karena percaya atau menganut suatu ajaran agama. Seseorang baik atau jahat karena perbuatannya.

Dengan berbuat jahat, seseorang menjadi jahat, dan dengan berbuat baik, seseorang menjadi baik.

Setiap orang, apakah ia raja, orang miskin atau pun orang kaya, bisa masuk surga atau neraka, atau mencapai Nirvana, dan hal itu bukan karena kelas atau pun kepercayaannya.

Itu diatas ajaran buddha.

Karena Islam tidak mengenal buah pemikiran maman imanulhaq faqih, tidak berlebihan jika ada yang menganjurkan maman imanulhaq untuk meletakkan peci dan sorban nya serta title kiai nya yang disandang.

Dan bergantilah pindah menjadi biksu sebagai penganut agama Buddha yang baik.

Islam mengakui akan amal seorang kafir yang baik, amalnya yang soleh. Namun Allah beri imbalan kebaikan didunia akan tetapi tidak di akhirat, di akhirat kelak Allah jadikan amal itu bagaikan debu yang berterbangan. (Lihat Alqur'an surah Al-Furqaan : 23)

Pernah tahu tentang Gandhi, dan bunda Theresa??

Bunda Theresa adalah seorang yang mempunyai solidaritas sosial yang kuat, loyalitas dan dedikasi tak diragukan, Namun dia seorang kristen, dan dia mengimani Yesus sebagai tuhan.

Begitupun juga dengan Gandhi, Perilaku dan cara menghormati kepada sesama menjadi ciri dan wataknya yg khas. Kebaikan nya teruji namun dia penyembah berhala.

Kedua tokoh ini amat terkenal dalam memperjuangkan hak asasi manusia, kebaikan nya juga tak diragui

kedua orang ini mungkin mendapatkan nilai yang tinggi dalam kualitas amal baiknya, tapi dia Gagal dalam keimanan.

Sebab persyaratan untuk mendapat tempat yang baik dan mulia di Sisi Allah di surga harus memiliki empat Hal, ada dalam Quran disebutkan pada surat Al-Ashr

وَالْعَصْرِ * إِنَّ الإِنسَانَ لَفِي خُسْرٍ * إِلاَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ ﴾ (العصر1-3)

“Demi masa, sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal sholeh, dan nasihat menasihati supaya menaati kebenaran dan nasihat-menasihati menetapi kebenaran.”

Bagi manusia manapun untuk masuk mendapat tempat yang baik dan Mulia di sisi Allah minimal membutuhkan 4 Hal

1. butuh iman, Beriman pada tuhan yang Esa, tidak menyembah berhala, tidak mempercayai manusia sebagai Tuhan, tidak boleh mengimani Yesus sebagai tuhan.

2. yang kedua butuh Amal Sholeh (Kebaikan),

3. Ketiga mengajak orang lain pada kebenaran,

4. dan keempat mengajak orang lain dalam kesabaran.

Allah telah menegaskan didalam kitab Sucinya:

وَمَن يَبْتَغِ غَيْرَ الإِسْلاَمِ دِيناً فَلَن يُقْبَلَ مِنْهُ وَهُوَ فِي الآخِرَةِ مِنَ الْخَاسِرِينَ

“Barangsiapa mencari agama selain dari agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia diakhirat termasuk orang-orang yang rugi.”(QS: Ali Imraan: 85).

Saya sebagai anak Kampung, sangat miris dan menyayangkan pemikiran KH maman Imanulhaq faqih.

namanya sangat bagus "Imanulhaq" (keimanan yg benar) Namun keyakinan dari sipemilik nama malah bertolak belakang menjadi Imanulbatil (keimanan yang batil)

Dengan tak bermaksud merendahkan beliau

Pola pemikiran menyesatkan seperti ini tak layak diusung oleh seorang yang menyandang predikat kiai.

Layaknya diusung oleh seorang Biksu penganut agama buddha.

Moh Aflah

Di Kampung

Begitulah Postingan dari akun Facebook Moh Aflah dalam menanggapi Pernyataan KH. Maman Imanulhaq Faqih dalam Acara di Kick Andy yang ditayangkan oleh Station televisi Swasta Metro TV.

Dibalas komentar Akun FB Enzo Palestino:

Betul KH maman immanuel haq ini sekalian aja jd biksu jangan menyamar2 jd kiai palsu ...tanggal kan peci mu itu botak in rambutmu kasih palang 6 itu kepala ..biar jelas km biksu.

Dan akun FB. Ustadz Sumarno:

Betul sekali org seperti maman ini byk dinegri kita dia ini ketauhidannya bimbang dia hanya berpikir bahwa dng dia berkata demikian dia dikenal sebagai kiyai yg benar pancasilais dan menghargai keberagaman mungkin dimata pemerintah iya namun utk dimata Allah tidak .karna inilah yang dinamakan Kiyai Pencitraan.

Komentar Fazz Muktio:

Islam nusantara dibawah benderanya NU bang said, sering mengaungkan kutipan surat al hujurat ayat 13 dengan tdk utuh. Mereka mengatakan : "Allah menciptakan manusia berbangsa dan bersuku suku untuk saling mengenal"(titik)

Dibuat seolah-olah dng ayat itu maka menjadi benar mencampur adukan agama.

Padahal tujuan saling mengenal agar manusia berfikir dan mengetahui mana yg benar dan salah.

Bukan mencampurkan agama. mengatakan semua agama benar

Allah SWT berfirman:

يٰۤاَيُّهَا النَّاسُ اِنَّا خَلَقْنٰكُمْ مِّنْ ذَكَرٍ وَّاُنْثٰى وَجَعَلْنٰكُمْ شُعُوْبًا وَّقَبَآئِلَ لِتَعَارَفُوْا ؕ اِنَّ اَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللّٰهِ اَ تْقٰٮكُمْ ؕ اِنَّ اللّٰهَ عَلِيْمٌ خَبِيْرٌ

"Wahai manusia! Sungguh, Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, kemudian Kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal. Sungguh, yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa. Sungguh, Allah Maha Mengetahui, Mahateliti." (QS. Al-Hujurat: Ayat 13)

Dan jika saja mau.. Allah bisa saja menjadikan semua sama. Semua bertakwa tp Allah punya ketetapan.

Allah SWT berfirman:

وَ لَوْ شِئْنَا لَاٰتَيْنَا كُلَّ نَفْسٍ هُدٰٮهَا وَلٰـكِنْ حَقَّ الْقَوْلُ مِنِّيْ لَاَمْلَئَنَّ جَهَنَّمَ مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ اَجْمَعِيْنَ

"Dan jika Kami menghendaki niscaya Kami berikan kepada setiap jiwa petunjuk (bagi)nya, tetapi telah ditetapkan perkataan (ketetapan) dari-Ku, "Pasti akan Aku penuhi Neraka Jahanam dengan jin dan manusia bersama-sama." (QS. As-Sajdah: Ayat 13)

Lalu komentar dari Umar Sahab: Saya setuju dengan Moh Aflah, sangat bagus uraian kata katanya dan kalimatnya, menurut saya Anda cukup bijak dan lebih dari cukup untuk mengingatkan kepada KH Maman Imanulhaq Faqih yg mana ucapannya sedikit ngelantur dan membuat umat Islam bingung, semoga saja Allah tidak memberi jalan ke yg lebih tinggi di kedudukan KH Maman itu, saya tidak mau seperti ada Said Agil Siradj yg kedua yg mana cara berpikirnya banyak menyimpang dan masih ada rasa kebencian terhadap orang Arab atau keturunan Habaib.

Dari postingan tersebut menjadi viral mendapat Ribuan like, serta ribuan komentar dari netizen bahkan postingan dan vidionya dibagikan oleh ribuan pengguna facebook. [roc][www.tribunislam.com]

Sumber : dakwahmedia.web.id

Sebarkan...