Hikmah Dibalik Kematian Kiky Wilisata


Hikmah Dibalik Kematian Kiky Wilisata

Oleh : Gus Nur

(Pengasuh Pesantren Tahfiz Quran Karomah 13)

Kiki Wilisata… 1 contoh nyata di antara contoh – contoh lainnya yg sdh ada.

Adalah orang yang sering menghujat islam, dan menghina islam, bahkan di akun facebooknya, orang ini sering melecehkan kalimat TAKBIR menjadi TAKEE BEER… ahirnya Kiki meninggal dgn kecelakaan tragis mobilnya masuk sungai, dan alhamdulillah yang meng – evakuasi jenazahnya 100% orang islam….. tdk ada sesuatu yg kebetulan di dunia ini melainkan terjadi atas kehendak Allah dan hasil dari bibit yang ditanam nya sendiri… ada beberapa iktibar yg bisa kita petik dari kejadian ini :

1) Segera bertaubat bagi yang belum kebagian azabnya. Segera bertaubat bagi yang selama ini entah sengaja atau tdk sengaja, entah sadar atau tdk sadar, telah berlaku sombong dgn menghina, melecehkan, kalimat – kalimat toyyibah. Seandainya kalimat toyyibah itu keluar dari mulut pelacur sekalipun, jgn pernah anda plesetkan kalimat toyyibah itu, apalagi kalau kalimat toyyibah itu keluar dari lisan orang – orang yang ter dzolimi, apalagi kalau kalimat itu keluar dari berjuta juta lisan…. yg lebih mengerikan, kalau ada orang yg terdzolimi, kemudian orang itu bertakbir, dan ternyata, engkau ikut mendzolimi orangnya dan melecehkan kalimat takbirnya… hmm, sy tdk sanggup menuliskannya..

2) kabar buruk untuk anda, beberapa bulan yg lalu berjuta juta manusia muslim memekikkan takbir ribuan kali, anda suka atau tdk suka, itu tetaplah kalimat takbir yang artinya ALLAH MAHA BESAR, dan kejadian itu sdh berlalu berbulan bulan yg lalu, tapi seandainya engkau dulu pernah menghina kalimat takbir itu, walaupun engkau menghinanya hanya di dalam hati, maka takdir buruk mu itu sampai kapanpun masih tertulis untukmu, kalau sampai detik ini engkau masih selamat, itu karena hanya soal waktu saja.. pilihannya hanya 2. Tetap keras hati atau taubatannasuha..

3) Di dalam al qur’a, biasanya Allah di dalam menggambarkan ayat ayat tentang musibah, tentang kecelakaan, tentang azab, biasanya Allah selalu mengahiri ayat tersebut dengan kata – kata : Sùngguh terdapat pembelajaran bagi manusia yang berakal | sungguh beruntung manusia yang menggunakan fikirannya utk berfikir | bukankah sdh aku panjangkan umurmu utk kamu berfikir kenapa tdk kamu pakai utk berfikir ? Bukankah sdh byk yg datang kepadamu memberikan peringatan ? Dan msih banyak lagi ayat2 sejenis…

4) Ini bukan soal menang atau kalah, ini bukan soal siapa yg benar atau siapa yg salah, tapi monggo , gambaran atau peringatan atau contoh, bukan sekali dua kali Allah tunjukkan di depan mata kita, bagi yang mau menggunakan akalnya, tentu 1 kejadian saja sdh cukup baginya utk segera bertaubat, tapi bagi manusia yg angkuh, maka 100 kejadian pun tdk akan mampu menggetarkan hatinya menuju pertaubatan, kecuali nanti mendadak nafasnya sendiri yg sdh yangkut di kerongkongannya, sambil matanya melotot lotot dgn lidah yg menjulur njulur..

5) Kalau anda tdk percaya mubahalah, tdk apa-apa, tapi tetap jaga hatmu agar jangan sampai engkau main main dengan kalimat toyyibah. Kalau engkau tdk percaya Ulama, tdk percaya ustadz, tdk percaya Habib, tidak masalah juga, tp jangan pernah main main dengan kalimat2 toyyibah… dan klau mau, coba luangkan waktu 5 menit sja, tengoklah kedalam qolbumu yg paling dalam, jangan – jangan qolbumu sdh jadi sarang syetan dan iblis sehingga qolbumu berkarat, sehingga kejadian2 yg melintas di depan hidungmu engkau anggap senda gurau belaka.

YANG TERAHIR SAUDARAKU, YANG MERASA BERSAUDARA DENGANKU, KALAU MAU KOMENTAR DI STATUS INI, AYUK KOMENTAR YG BAIK- BAIK SAJA, WALAUPUN ALMARHUM SEMASA HIDUPNYA SUDAH MENGHINA ISLAM, MENGHINA KALIMAT TAKBIR. MENGHINA ULAMA. KITA MAAFKAN SAJA, TOH BELIAU SDH WAFAT, BIARLAH DETIK INI ORANG INI SELESAIKAN SENDIRI HISABNYA DGN ALLAH… smoga anak dan isterinya diberikan ketabahan, aamiinn….[www.tribunislam.com]

Sumber : pekanews.com

Sebarkan...