Almumtaz Temukan Banyak Pelanggaran, Konser Musik di Tasikmalaya Akhirnya Dibatalkan


Almumtaz Temukan Banyak Pelanggaran, Konser Musik di Tasikmalaya Akhirnya Dibatalkan

Dalam mediasi yang dilakukan warga Tasikmalaya yang tergabung dalam  Aliansi Aktivis dan masyarakat Muslim Tasikmalaya (ALMUMTAZ) dengan pemerintah dan pihak penyelenggara konser terdapat kesepakatan bahwa jika panitia terbukti menilai norma, surat edaran dan perda syariah, maka acara akan dihentikan.


(baca :  Malah Digelar di Akhir Ramadhan, Warga Tasik Tolak Konser Musik Sarat Maksiat)

Ternyata ALMUMTAZ menemukan banyak pelanggaran dalam konser musik yang sempat digelar hari Sabtu (17/6/2017) seperti banyaknya warga muslim yang tidak berpuasa, bertebarannya miras mulai dari pabrikan hingga oplosan.

“Semua kami kumpulkan sebagai barang bukti dan di serahkan ke pihak kepolisian,” kata Sekjen ALMUMTAZ Abu Hazmi. Padahal, sejak kemarin masyarakat sudah menolak digelarnya konser yang mengundang komunitas regae yang dinilai selalu membuat resah dan juga terkenal aktivitas memabukkan.

Kata Abu Hazmi, ALMUMTAS menemukan banyak  pada saat sweaping dilapangan sehingga acara sempat akan dibubarkan paksa langsung

“hari ini kami pantau langsung, dan mendapatkan bukti bukti dilapangan, kami terus meminta pihak kepolisian untuk menghentikan acara,” katanya. Melihat hal tersebut, pihak panitia langsung menemui ALMUMTAZ untuk negosiasi setelah ba’da Maghrib.

“Berdasarkan hasil negosiasi dengan panitia, setuju acara musik di batalkan semua termasuk hari ini dan besok.  Ada pun acara bazar, dan tausiyah tetap berjalan.” Jelasnya

Panitia pun menyepakati dari tuntutan ALMUMTAZ agar konser musik dihentikan, dan menyadari kesalahan panitia. “Saya muslim tentunya, saya faham dengan ini, saya sudah berusaha semaksimal mungkin dan saya sepakat dengan apa yang disampaikan oleh pihak ALMUMTZ,” ujar Saeful Huda EO Djarum

Abu Hazmi menegaskan apabila panitia melanggar kesepakatan, maka warga akan turun lagi menuntut Kepolisian supaya bertindak tegas.

“AL MUMTAZ akan terus bergerak meminimalisir kemaksiyatan yg terjadi di Kota Tasikmalaya dan sekitarnya, dengan upaya apapun yang sesuai dg tuntunan syariah sesuai kemampuan, karena ini merupakan kewajiban bagi setiap muslim,” tandasnya.[www.tribunislam.com]

Sumber : jurnalislam.com

Sebarkan...