Wacana Swastanisasi LP Menteri Yasonna, Rachel Maryam: Rawan jadi Proyek Baru Buat Bagi-bagi!


Wacana Swastanisasi LP Menteri Yasonna, Rachel Maryam: Rawan jadi Proyek Baru Buat Bagi-bagi!

Pasca kabur massal narapidana Rutan Sialang Bungkuk, Pekanbaru (07/05), Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly mewacanakan swastanisasi lembaga pemasyarakatan di Indonesia.


Wacana itu mendapat reaksi keras dari politisi Partai Gerindra Rachel Maryam. Menurut Rachel, swastanisasi LP rawan jadi proyek baru untuk bagi-bagi proyek. “Rawan jadi proyek baru buat bagi-bagi,” tulis Rachel di akun Twitter @cumarachel.

Sebelumnya, Yasonna Laoly mengaku masih mengkaji wacana swastanisasi lembaga pemasyarakatan di Indonesia. Pengelolaan lapas oleh swasta dinilai dapat menghemat biaya operasional yang selama ini cukup besar ditanggung oleh negara.

Yasonna menjelaskan, kajian itu harus dibicarakan bersama kementerian keuangan dan kementerian terkait lainnya. Keterlibatan swasta mengelola lapas bukan untuk lapas yang sudah ada. Melainkan untuk lapas baru yang akan dibangun untuk mengantisipasi kelebihan kapasitas. “Swasta akan membangun dan mengelola untuk lapas masa mendatang bukan yang sekarang,” ujar Yasonna seperti dikutip tempo (08/05).

Soal insiden di Rutan Pekanbaru, Yasonna mengakui persoalan di Rutan Sialang Bungkuk merupakan masalah klasik yang hampir sama dihadapi beberapa lapas di Indonesia.

Diberitakan, lebih dari 200 tahanan kabur dari Rutan Kelas II-B Pekanbaru yang berada di Jalan Sialang Bungkuk Nomor 2, Tenayan Raya, Pekanbaru, dengan cara mendobrak salah satu pintu hingga terbuka.

Para napi mengamuk diduga karena kekecewaan atas pelayanan rutan yang marak terjadinya praktek pungli. Para napi mengaku kerap dipersulit dalam pengurusan cuti bersyarat. Belum lagi suasana rutan tidak kondusif lantaran melebihi kapasitas. Rutan yang seharusnya diisi untuk 369 orang justru dihuni lebih dari 1.800 tahanan.[www.tribunislam.com]

Sumber : intelijen.co.id

Sebarkan...