Sudutkan Islam dengan Label Radikal, Aktivis JIL SAHAL AS Kena Skakmat Penganut Katolik


Sudutkan Islam dengan Label Radikal, Aktivis JIL SAHAL AS Kena Skakmat Penganut Katolik


Aktivis Jaringan Islam Liberal Ahmad Sahal, yang selama ini selalu berusaha memberi "garis demarkasi" di antara kelompok Islam, lagi-lagi kena batunya.

Sebagai seorang muslim scholar, alih-alih mendamaikan suasana yang terus keruh karena konflik agama yang diperuncing oleh banyak pihak, Sahal justru malah turut menjadi pihak yang menambah dalam jurang konflik tersebut.

Sahal, yang terang-terangan menunjukkan keberpihakannya kepada Ahok dan melupakan identitasnya sebagai seorang muslim scholar, dengan gigih terus mempertajam perbedaan di antara kelompok muslim dan melabeli muslim yang tak sekelompok dan sepaham dengan dirinya dengan sebutan "radikal".

Sahal berkali-kali menggambarkan bahwa wajah islam yang ramah hanya dimiliki oleh kelompok Islam Nusantara. Meski dalam kenyataannya, kelompok itulah yang membubarkan kajian-kajian islam dari kelompok lain.

Atas nama NKRI dan Pancasila, seorang liberalis macam Sahal mencoba membungkam kebebasan berpendapat kelompok muslim lainnya.



Netizen yang mulai muak dengan tingkah Sahal pun sudah berkali-kali memperingatkan Sahal untuk menghentikan provokasinya. Namun, bukan Sahal namanya, kalau berhenti dan menyerah begitu saja.

Setelah sebelumnya dinasihati netizen perempuan yang terkenal santun dan lembut @zeeya_amir, kali ini Sahal digunduli netizen senior, seorang penganut Katolik taat bernama Antonius Boediono, yang oleh rekan-rekan di dunia maya dipanggil "Romo", sebuah ungkapan dalam bahasa Jawa halus yang berarti "Bapak".

Saat kembali berkicau tentang radikalisme siang ini, Sahal sudah disentil netizen lain.



Twit Sahal ini akhirnya dibalas telak oleh Romo Boed, panggilan akrab Bapak Antonius Boediono, seorang pengusaha sukses asal Yogyakarta.



Kicauan telak Romo Boed pun disambut ucapan pujian dari netizen lain.





Romo Boed, kakek dua cucu ini pun merendah.





Netizen pun berkomentar[www.tribunislam.com]



Sumber : portal-islam.id

Sebarkan...