Sindiran Cerdas Prof. Fahmi Amhar Atas Standar Ganda Ujaran Kebencian (Hate Speech)


Sindiran Cerdas Prof. Fahmi Amhar Atas Standar Ganda Ujaran Kebencian (Hate Speech)

UJARAN KEBENCIAN (HATE SPEECH)

Sekitar 10 tahun yang lalu, sebuah organisasi keagamaan (Religiouse Verein) di Jerman dilarang dengan alasan menyebarkan kebencian (Hate Speech), karena di dalam khutbah Jum'at membacakan ayat ini:


"Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu sehingga kamu mengikuti agama mereka ... " (Qs. 2:120)

Ayat itu dianggap tidak comply dengan larangan ujaran anti semit di UUD Jerman. Kasus ini sampai diajukan banding ke Mahkamah Eropa, dan hasilnya, organisasi tadi tetap dilarang, tetapi terbatas di Jerman saja.

Nah, di Indonesia, saya pernah menulis sebuah reportase perjalanan ilmiah tahun 2011 untuk sebuah majalah ilmiah populer. Waktu itu saya cerita, bahwa di Iran, masih ada baliho yang memusuhi Amerika (sebagai negara yang hingga kini mengembargo Iran). Walhasil, pimred majalah itu menolak tulisan saya dengan alasan, tulisan saya mengandung ujaran kebencian ... he he ... Beliau takut, tulisan itu akan jadi delik, akan ditinggalkan oleh pemasang iklan, dan sejumlah parno yang lain.

Nah belum lama ini, ada seorang tokoh yang pidato di ruang publik, dan mengajak massa di depannya untuk membubarkan HTI, FPI, MMI, DDI dengan tuduhan "makar", "anti Pancasila" dan "anti NKRI". Rekamannya ada di YouTube. Kira-kira, orang ini menyebarkan hate-speech tidak ya? Apakah kira-kira aparat akan menindaknya?[www.tribunislam.com]

Sumber : Facebook Fahmi Amhar

Sebarkan...