Pulangkan 126 Pelaku Pesta Gay, Polisi Beralasan Mereka Cuma Nonton Porno


Pulangkan 126 Pelaku Pesta Gay 'The Wild One', Polisi: Mereka Cuma Nonton Porno

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara AKBP Nasriadi mengungkapkan alasan pihaknya memulangkan sebanyak126 para pelaku pesta gay 'The Whild One' lantaran mereka murni hanya menjadi penonton di Atlantis Gym Ruko ‎Kokan Permata, Kelapa Gading Barat, Kepala Gading, Jakarta Utara.



Ia melanjutkan, status dari 126 para pelaku yang diduga memiliki kelainan orientasi sesksual itu hanya sebagai saksi dalam kasus pesta seks gay 'The Wild One' tersebut.

"‎Mereka adalah saksi. Artinya, posisi mereka bukan penyedia pornografi, mereka adalah murni cuma tamu di situ yang menonton terhadap porno aksi yang ada di situ (Atlantis Gym)," kata Nasriadi di Mapolres Jakarta Utara, Senin (22/5/2017).

Nasriandi memastikan, berdasarkan hasil penyelidikan, penyidik tidak menaikkan status dari 126 pelaku pesta seks gay ‎tersebut menjadi tersangka.

"Jadi hasil pemeriksaan, mereka tidak ditetapkan menjadi tersangka sehingga mereka sudah boleh dipulangkan," tuturnya.

Sekadar diketahui, polisi telah menetapkan 10 orang tersangka dari 141 orang terduga pelaku homo seksual yang ditangkap. Mereka di antaranya Christian Daniel Kaihatu (40) selaku pemilik tempat usaha, lalu Nandez (27) selaku resepsionis dan kasir, kemudian Dendi Padma Putranta (27), dan Restu Andri (28) pemberi honor sekaligus sekuriti. Mereka dikenakan Pasal 30 juncto Pasal 4 Ayat (2) ‎UU Nomer 4 tahun 2008 tentang Pornografi

Selain itu. polisi juga menjerat UU yang sana terhadap tersangka Syarif Akbar (29), Bagas Yudhistira (27), Roni (30), Tommy Timothy (28), Aries Suhandi (41), dan Steven Handoko (25) yang berperan sebagai penari striptis dan tamu.[www.tribunislam.com]

Sumber : okezone.com

Sebarkan...