Pengamat: Teroris Bom Kampung Melayu Korban Doktrinasi “Intelijen Hitam”


Pengamat: Teroris Bom Kampung Melayu Korban Doktrinasi “Intelijen Hitam”

Pelaku teror bom di Kampung Melayu (24/05) yang meninggalkan KTP atas nama Wiryawan, orang yang masih hidup, memberikan sinyal bahwa serangan teror itu menyimpan misteri besar yang disembunyikan.


Analisis itu disampaikan pengamat politik Ahmad Baidhowi kepada intelijen (26/05). "Dari informasi awal, pelaku bom Kampung Melayu meninggal KTP, yang ternyata pemilik KTP masih hidup dan aktif di ormas Gerakan Reformis Islam (Garis). Garis selama ini menyuarakan Amar Ma'ruf Nahi Mungkar," kata Baidhowi.

Baidhowi menduga, KTP Wiryawan sengaja dipakai untuk mengaburkan skenario bom bunuh diri itu. “Ada dugaan, KTP milik Wiryawan ini sengaja dipakai untuk seseorang yang sudah didoktrin melakukan bom bunuh diri," jelas Baidhowi.

Kata Baidhowi, orang yang sudah didoktrin oleh “intelijen hitam” akan dibekali KTP milik orang-orang yang diduga terlibat teroris. "Orang-orang yang diduga teroris masuk pengawasan polisi dan bisa jadi KTP-nya telah diambil," ungkap Baidhowi.

Lebih jauh Baidhowi menduga, pelaku teror hanya menjadi korban kepentingan politik sesaat dengan memanfaatkan doktrinisasi agama. "Teror model Kampung Melayu ini akan terus berjalan, karena ada kepentingan yang bermain," papar Baidhowi.

Tak hanya itu, Baidhowi mencurigai, ada kelompok teroris yang sengaja “dipelihara” demi kepentingan kelompoknya sendiri. "Kalau di AS itu ada industri militer dan sengaja diciptakan perang, agar senjatanya laku," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Wiryawan pemilik KTP yang ditemukan di TKP Bom Kampung Melayu mengaku kartu identitasnya itu hilang beberapa bulan yang lalu. KTP yang dimilikinya hilang sekitar delapan bulan yang lalu di Bogor. Pada saat itu, ia bersama temannya mengalami kecelakaan di daerah Cimande. Pada saat itu, ia dan temannya menitipkan sepeda motor ke sebuah pabrik dan meninggalkan identitas KTP. Namun ketika mengambil sepeda motor ia lupa mengambil dokumen tersebut.[www.tribunislam.com]

Sumber : itoday.co.id

Sebarkan...