Pekerja Freeport Resmi Mogok Kerja Selama 30 Hari ke Depan


Pekerja Freeport Resmi Mogok Kerja Selama 30 Hari ke Depan

Pjs Ketua PUK SPKEP SPSI PT Freeport Indonesia (PTFI), Mika Taraudu, di hadapan massa yang melakukan aksi May Day mengatakan, per hari ini pekerja yang tergabung dalam organisasi PUK SPKEP SPSI Freeport melakukan aksi mogok kerja.


"Hari ini juga tepatnya, pekerja Freeport akan melakukan mogok kerja selama 30 hari ke depan," kata Mika di lapangan Timika Indah, Kabupaten Mimika, Papua, Senin (1/5/2017).

Dia menjelaskan, apabila dalam proses negosiasi mengenai tuntutan pekerja terkait dengan PHK mencapai kesepakatan, maka secara resmi organisasi akan mengeluarkan surat penghentian aksi mogok kerja.

"Namun jika sampai negoisasi tidak memperoleh kepastian, maka proses mogok akan tetap kita jalankan," tegasnya.

Selanjutnya diungkapkan dia, pada 9 Mei nanti akan ada 15 PUK dari kontraktor dan privatisasi yang juga akan mendukung aksi mogok yang dilakukan PUK SPKEP SPSI Freeport. "Nanti 9 Mei 15 PUK lain akan ikut mendukung aksi mogok ini," ungkapnya.

Saat ini diperkirakan sudah ada 8.000an pekerja Freeport di Timika melakukan aksi mogok kerja. Diperkirakan juga jumlah tersebut akan bertambah.

Aksi mogok dilakukan dengan cara tetap berada di barak-barak dan tidak melakukan aktivitas kerja bagi pekerja yang masih berada di area Tebagapura dan sekitarnya. Sedangkan pekerja yang sudah turun di Timika, cukup tinggal dirumahnya dan berkumpul di posko PUK SPKEP SPSI Freeport ya g sudah ditentukan pengurus.[www.tribunislam.com]

Sumber : opinibangsa.id

Sebarkan...