Natalius Pigai: Mereka Bukan Islam Radikal, Saya yang Katolik Saja Dipercaya


Natalius Pigai: Mereka Bukan Islam Radikal, Saya yang Katolik Saja Dipercaya

Komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai mengaku mengapresiasi laporan kasus kriminalisasi ulama dan Aktifis yang disampaikan kelompok massa mengatasnamakan Presidium Alumni 212.


Dari laporan yang disampaikan ke kantor Komnas HAM ini, Pigai menyakini jika para alumni 212 ini bukan kelompok Islam radikal. Untuk itu, Pigai meminta Presiden Joko Widodo dan aparat kepolisian segera menghentikan segala tindakan kiminalisasi terhadap ulama.

"Buktinya tidak seperti yang dituduhkan, mereka tidak anti Kristen, la saya yang penganut Katolik diminta untuk membuat tim investigasi independen. Artinya mereka juga percaya terhadap saya yang non muslim," ujar Natalius Pigai seperti dikutip dari GoNews.co, Ahad (30/4/2017).

Pigai melanjutkan, "Jadi tuduhan mereka adalah Islam radikan tidak benar. Dengan mereka hadir ke Komnas HAM, artinya mereka mengakui lembaga yang saya pimpin. Dan Komnas HAM sekali lagi adalah rumah kita bersama."

Sebelumnya, sekelompok massa mengatasnamakan Presidium Alumni 212, menyambangi Kantor Komnas HAM di Jakarta Pusat. Mereka mendesak lembaga tersebut untuk membentuk tim invetigasi independen, untuk mengusut aktor intelektual di balik teror dan kriminalisasi yang menimpa para ulama dan aktivis.

Dalam kesempatan itu dihadiri oleh, eks Ketua MPR Amien Rais, Ketua Presidium Alumni 212 Ustad Sambo dan Ketua Progres 98, Faizal Assegaf, serta advokat Eggi Sudjana.

Perwakilan Presidium Alumni 212, Faizal Assegaf menuturkan kedatangannya ini juga bertujuan untuk mengadukan serangkaian kasus teror dan kriminalisasi terhadap ulama serta aktivis.[www.tribunislam.com]

Sumber : muslimbersatu.net

Sebarkan...