Nah Lho, MUI Sebut Aksi Pendukung Ahok Rawan Ditunggangi ISIS


Nah Lho, MUI Sebut Aksi Pendukung Ahok Rawan Ditunggangi ISIS

Aksi pendukung Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dituding sudah mengarah ke gerakan radikal. Aksi para pendukung Ahok dikhawatirkan ditunggangi gerakan radikal lain, Islamic State (ISIS) misalnya.

"(Aksi) pendukungnya (Ahok) menjadi persoalan yang mengarah menjurus ke (gerakan) radikal," kata Wakil Ketua Umum dan Perundangan-undangan MUI Ikhsan Abdullah dalam diskusi di bilangan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu 13 Mei 2017.

Aksi pendukung yang menolak hasil putusan dan penahanan Ahok ini, kata dia, sudah tak sesuai dengan koridor hukum yang telah ditentukan. Mulai dari aksi yang berlawanan dengan aturan hukum, hingga ke beragam aksi tak lazim lainnya. Hal ini dikhawatirkan justru ditunggangi kelompok lain.

"Gerakan radikal ISIS ini yang kita khawatirkan. Dari celah-celah ini mereka masuk," kata Ikhsan.

Aksi yang tidak sesuai dengan aturan ini dapat memecah bangsa. Tidak hanya ISIS, Ikhsan menilai banyak pihak lain akan menunggangi aksi tersebut. Contohnya pernyataan yang dikeluarkan sejumlah organisasi internasional.

"Itu ada yang membawa. Tidak mungkin muncul tiba-tiba," kata Ikhsan.

Semua pihak, baik pendukung atau yang menentang Ahok, diminta untuk menghormati hasil putusan peradilan. Vonis dua tahun untuk Ahok dinilai sudah menjadi putusan yang berkeadilan.

"Kita percaya bahwa hakim akan mengambil jalan yang paling adil untuk menentramkan masyarakat," kata dia.

Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara memvonis dua tahun penjara buat Ahok, 9 Mei 2017. Ahok dinyatakan terbukti menodakan agama seperti diatur Pasal 156a KUHP. Ahok kini dipenjara di Rumah Tahanan Mako Brimob, Kepala Dua, Depok, Jawa Barat.[www.tribunislam.com]

Sumber : metrotvnews.com

Sebarkan...