Jawara Bandung: Aksi Lilin Berpotensi Bawa Konflik Baru


Jawara Bandung: Aksi Lilin Berpotensi Bawa Konflik Baru

Ketua Komunitas Jawara Bandung, Cep Rudy Permana mengatakan, aksi seribu lilin di lapangan Gasibu hanya akan memantik konflik di tengah  masyarakat. Ia mengimbau pendukung Ahok untuk menerima vonis 2 tahun Ahok dengan lapang dada.


“Persoalan Ahok itu masuk penjara sudah melalui mekanisme dan proses hukum yang benar. Jadi kita hormati itu, ketika dia mengajukan banding pun kita hormati, silahkan, janganlah seperti ini yang bisa memancing amarah-amarah atau memancing perselisihan baru di masyarakat,” katanya kepada Jurnalislam.com di Bandung, Sabtu (13/5/2017)

“Kita dari jawara Kota Bandung, hanya menghendaki Bandung tetap kondusif dan terjaga keamanannya, ketika ada hal-hal seperti itu, sedikitnya timbul letupan-letupan kecil di masyarakat,” sambungnya.

Cep juga berharap aparat berlaku adil kepada para pengunjuk rasa yang melewati batas waktu.

“Jangan dibeda-bedakan, ketikan elemen muslim yang aksi itu pembubarannya secara paksa, cara kekerasan, brutal, tetapi ketika mereka yang aksi tidak ada apa-apa, bahkan ada kencederungan pembiaran dari pihak aparat,” tandasnya.

Aparat akhirnya membubarkan aksi tersebut karena telah melewati batas waktu yang ditentukan, yaitu pukul 18.30 WIB.[www.tribunislam.com]

Sumber : jurnalislam.com

Sebarkan...