Felix Siauw : Jangan ragukan cinta kami pada negeri, kami mencintainya seperti Rasulullah mencintai tempat lahirnya Makkah


Felix Siauw : Jangan ragukan cinta kami pada negeri, kami mencintainya seperti Rasulullah mencintai tempat lahirnya Makkah

Jangan ragukan cinta kami pada negeri, kami mencintainya seperti Rasulullah mencintai tempat lahirnya Makkah, sebab cinta itulah kami tak rela negeri ini dijajah


Dahulu mereka menjajah negeri ini secara fisik, orang-orangnya dibunuhi atau didera bila mereka tidak mau menyerah dan menjadi budak-budak yang dipasung kebebasannya

Aqidah mereka diganti, tanah mereka dirampas, kekayaan mereka dirampok. Setelah mereka dipersatukan Islam, dicerahkan oleh aqidahnya, dan dimuliakan dengan syariatnya

Tabiat mereka yang tak mengenal Tuhan yang benar selalu saja menjajah dan menyakiti, mereka tak kenal perdamaian kecuali slogan kosong untuk kepentingan mereka saja

Maka pekik takbir mengusir mereka, jiwa-jiwa yang merindukan syahid telah membuat mereka kocar-kacir, negeri ini merdeka sebab rahmat Allah, pemilik semesta

Hari ini penjajah-penjajah itu datang kembali dengan wajah baru dan topeng baru, penjajahannya intelektual, perampokannya terlembaga, legal dan resmi

Tapi lihatlah hasilnya selalu sama, sekali lag aqidah jadi taruhan, tanah-tanah mereka kuasai, harta benda diambil secara rakus, mereka ingin kita ikut cara pikir mereka

Tak perlu pakai agama, syariat harus ditolak, memperjuangkan Islam sama dengan teroris, mempertahankan aqidah adalah bagian fundamentalisme, itu tuduhan mereka

Teriak persatuan tapi kepentingan asing dijaga, teriak keragaman lalu minoritas nan sombong dibela, atas nama kebersamaan penista agama dilindungi dan dibiarkan

Sebab kami cinta Indonsia, maka hukum Allah yang paling layak diterapkan, sebab itulah cita-cita pahlawan Nusantara yang berjuang sepenuh hati melawan penjajah

Memang tak semua yang berjuang adalah Muslim, tapi 100% takkan ada kemerdekaan tanpa pejuang-pejuang Muslim, dan ingat penjajah-penjajah itu mereka 100% kafir

#IndonesiaMilikAllah, kita pun milik Allah, dan yang kita tahu kita semua berasal dan akan kembali kepada-Nya, maka apakah ada hukum lebih baik dari hukum Allah? (QS5:50)-Fb : Ustadz Felix[www.tribunislam.com]

Sebarkan...