Di Hari Buruh, Petani Telukjambe Lakukan Aksi Ekstrem, Nih Fotonya


Di Hari Buruh, Petani Telukjambe Lakukan Aksi Ekstrem, Nih Fotonya

Aksi peringatan hari buruh internasional di Indonesia tidak hanya digelar di Jakarta saja. Di Karawang juga demikian. Hanya saja di sana peringatan hari buruh juga diikuti oleh para petani.

Para petani di Telukjambe, Karawang memeringati Hari Buruh Internasional denga melakukan aksi ekstrem dengan mengubur diri. Aksi kubur diri yang dilakukan petani itu karena tempat tinggalnya digusur oleh PT Pertiwi Lestari.

"Kita tidak mau digusur, tapi mereka (PT Pertiwi Lestari) tetap mendesak supaya warga menerima uang kopensasi Rp 30 juta," ujar Koordinator Aksi Aris Wiyono di lokasi, Senin (1/5).

Dia mengatakan aksi kubur diri ini akan terus dilakukan sampai Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima para warga di Istana Negara. Di mana mereka akan meminta pemerintah jangan berpihak ke PT Pertiwi Lestari.

Menurut Aris, aksi kubur diri ini setidaknya delapan orang tercatat telah dilarikan ke rumah sakit. Mereka karena kelelahan dan kekurangan cairan tubuh. "Petani tidak akan berhenti melakukan aksi ini sampai negara memberikan tindakan tegas ke PT Pertiwi Lestari," tegasnya.

Pantauan di lapangan, setidaknya ada 19 remaja dikubur hidup-hidup dengan peti mati berisikan tanah. Mereka tampak kelelahan melakukan aksi itu. Sementara orang tua mereka sibuk mengkipasi anaknya agar tidak kepanasan.

Salah orang tua remaja yang melakukan aksinya mengatakan, apabila buruh hari ini menuntut upah laik, petani menuntut pemerintah turun tangan dalam masalah yang dihadinya. Pasalnya adanya penggusuran itu mengakibatkan petani kehilangan mata pencariannya. "Tolong pemerintah dan juga Komisi II DPR perhatikan nasib para petani," ungkap pria yang enggan disebutkan namanya. (cr2/JPG)[www.tribunislam.com]

Sumber : jawapos.com

Sebarkan...