“Cari Penyebar Foto Penggerebekan Pesta Gay dan Lepas Pelaku, Kapolri Pro LGBT?”


“Cari Penyebar Foto Penggerebekan Pesta Gay dan Lepas Pelaku, Kapolri Pro LGBT?”

Perintah Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian untuk mencari penyebar foto penggrebekan pesta gay di Atlantis Gym, Jakarta, bisa dikatakan lebay (berlebihan). Apalagi 126 pelaku justru dibebaskan.


Demikian dikatakan aktivis politik Rahman Simatupang (26/05). “Justru beredarnya foto penggerebekan itu bisa memberi pelajaran buat masyarakat agar tidak meniru perbuatan kelompok homoseksual. Foto itu untuk membuat malu mereka,” kata Rahman.

Rahman mengingatkan, perintah mencari penyebar foto itu bisa dianggap masyarakat bahwa Kapolri berpihak kepada kelompok homoseksual. “Terlebih lagi, yang terlibat dalam pesta itu ada sekitar 126 yang dilepaskan, ini makin aneh saja aparat kepolisian,” jelas Rahman.

Menurut Rahman, seharusnya aparat kepolisian bertindak tegas terhadap kelompok homoseksual karena membahayakan bangsa Indonesia. “Di saat polisi mendapat sorotan karena kasus rekayasa Habib Rizieq, polisi harus bertindak tegas terhadap kelompok LGBT,” tegas Rahman.

Sebelumnya, Kapolri Tito Karnavian mengatakan, Polri akan mengusut pihak yang menyebarkan foto penggerebekan pesta gay di Kelapa Gading, Jakarta Utara. Menurut Tito, menyebarkan foto penggerebekan yang memperlihatkan pesertanya tanpa busana sangat tidak etis.

“Mempertontonkan gambar telanjang jadi masukan untuk kami. Nanti kami cek melalui propam (profesi dan pengamanan) Kapolda dan propam Mabes,” ujar Tito.[www.tribunislam.com]

Sumber : intelijen.co.id

Sebarkan...