Bukannya Minta Maaf, Polisi Justru Bantah Keterangan Ustadz Felix Siauw, Klaim Tak Lakukan Pembubaran Kajian


Bukannya Minta Maaf, Polisi Justru Bantah Keterangan Ustadz Felix Siauw, Klaim Tak Lakukan Pembubaran Kajian

Kapolres Malang Kota AKBP Hoiruddin Hasibuan menegaskan pihaknya tidak melakukan pembubaran kajian Ustaz Felix Siauw di hotel Max One di Malang, Jawa Timur.


"Kami tidak membubarkan, justru pihak hotel yang melakukan. Saat itu kami hanya menyampaikan saja, bagaimana aturan tentang adanya kegiatan. Tidak benar kalau membubarkan," tegas Hoiruddin saat dikonfirmasi detikcom, Senin (1/5/2017).

"Kami menyampaikan kepada pengelola hotel, begini-begini. Lantas mereka yang meneruskan kepada pemilik kegiatan, jadi bukan kami," lanjutnya.

Baca juga : Mantap, Dihadapan Polisi Ustadz Felix Siauw Berani Peringatkan Jangan Jalankan Hukum Rimba di Tengah Ketidakpercayaan Masyarakat pada Polisi

Felix melalui video siaran langsung di Facebook membeberkan kronologis pembubaran kajian yang tengah dilakukannya di hotel. Di tengah kajian, tiba-tiba pihak hotel datang dan mengatakan kajian tidak mengantongi izin dari kepolisian.

"Lalu kemudian panitia bahasanya hectic ya untuk mencari tempat lain. Dapatlah salah satu hotel di Malang. Kemudian saya mulai memberi kajian pukul 08.30 WIB sekitar sampai jam 10.30 WIB, tiba-tiba ada pihak hotel datang mengatakan di tengah audiens bahwa kajian dibatalkan karena tidak mendapat izin dari pihak kepolisian," kata Felix.

"Kita juga bingung bagaimana mengatur perizinan sedangkan acara itu baru diganti waktunya jam 20.00 WIB. Saat itu sudah banyak polisi ada sekitar 10-20 personel di situ. Kita kemudian sampaikan nggak ada masalah kalau mau dibubarkan, polisi sudah datang. Toh acaranya juga sudah rusak," sebutnya.

Baca juga : Allahu Akbar! Ini Klarifikasi dan Jawaban Tegas Ustadz Felix Siauw atas Insiden Pembubaran Pengajian oleh Ormas Tertentu dan Kepolisian

Begitu hendak menutup kajian dengan doa, Felix mengatakan seorang polisi meminta untuk langsung saja membubarkan kajian.

"Salah satu pimpinan panitia mempersilakan saya untuk menutup kajian dengan doa. Kemudian polisi mengatakan tidak perlu ada doa. Langsung bubarkan saja. Kemudian kita tutup dengan doa majelis dan membubarkan secara damai," jelas Felix.

Hingga saat ini pihak hotel belum dapat dikonfirmasi terkait pembubaran tersebut. [www.tribunislam.com]

Sumber : detik.com

Sebarkan...