Apes! Kabur ke Hongkong Saat May Day, Tetap Disambut Demo Ribuan TKW di Hongkong


Apes! Kabur ke Hongkong Saat May Day, Tetap Disambut Demo Ribuan TKW di Hongkong

Kedatangan Presiden Joko Widodo di Hong Kong disambut demonstrasi besar-besaran ribuan tenaga kerja Indonesia di negara tersebut.


Minggu (30/4/2017), jalanan Hong Kong dipadati sekitar lebih dari lima ribu WNI yang kebanyakan adalah tenaga kerja wanita (TKW).

Pendemo yang kebanyakan berprofesi sebagai asisten rumah tangga itu lalu memadati Asia World Expo dan mendesak jaminan HAM yang lebih baik bagi mereka.

Beberapa dari mereka juga ada yang melakukan demonstrasi sampai ke kantor Konsulat Jenderal Indonesia di Hong Kong.

"Saya harap presiden bisa membuat lingkungan kerja kami aman," demikian kata seorang TKW bernama Miasih.

Miasih bercerita dirinya telah dikerjai majikannya, karena tidak melanggar kontraknya dan membuatnya bekerja di dua apartemen sekaligus.

"Kelakuannya itu... seperti tidak ada hormat terhadap saya," tutur Miasih.

Demo tersebut menjadi ajang sambutan hangat dari WNI yang tinggal di Hong Kong.

Namun, sekaligus menjadi ajang protes dan penyampaian kritik.

Kritik disampaikan Jaringan Buruh Migran Indonesia (JBMI) melalui sebuah petisi yang mendesak lingkungan kerja yang aman.

"Sangat disayangkan bahwa tidak ada perubahan signifikan dan lebih baik soal itu sejak Jokowi menjabat," demikian isi petisi JBMI. (Deutsche Welle/Star Online)[www.tribunislam.com]

Sumber : tribunnews.com

Sebarkan...