Advovad Tim Pembela Muslim : Kekritisan dan Solusi Mendalam HTI membuat Pemerintah Berang


Advovad Tim Pembela Muslim : Kekritisan dan Solusi Mendalam HTI membuat Pemerintah Berang

Pernyataan Kapolri dan Mendagri tentang HTI akan dibubarkan dengan alasan imajinernya yaitu bertentangan dengan pancasila mendapat tanggapan keras dari banyak pihak salah satunya adalah Ahmad Michdan (Advokad Tim Pembela Muslim),  pada program talkshow 'Polemik on TV' di iNews TV dengan tema: "Radikalisme, Sekularisme, dan Pancasila" Malam ini Kamis 04/05 pkl 19.00-20.30WIB.

"HTI selama ini tampil dalam kritik yang mendalam tentang fungsi negara dalam hal mensejahterakan rakyat. Diantaranya konsep tata kelola keuangan dan tata kelola ekonomi yang mensejahterakan" Ujar Michdan

Michdan curiga usaha untuk membungkam HTI adalah semata-mata dikarenakan selama ini HTI sangat kritis terhadap kebijakan-kebijakan pemerintah yang kerap kali tidak berpihak pada rakyat "Mungkin rivalitas dalam hal kritik terhadap pemerintah tersebut yang mnjadi salah stau latar belakang politis HTI dipermaslahkan"

Dalam kesempatan ini juga Michdan mengkritisi terkait hukum yang dipakai saat ini di Indonesia "Kitab KUHP yang ada di Indonesia memang warisan belanda. Dimana filosofi pelaksanaaanya pada level Kabupaten atau daerah. Sengaja dibuat untuk pihak terjajah"

"Harusnya ada pengembangan untuk mengatur aspirasi rakyat Indonesia setelah puluhan tahun merdeka, Aspek substasi Undang Undang dalam hal tatakelola ekonomi dll telah diabaikan secara substansi. ini justru yang dikritik HTI, mereka juga mengkritik dunia Islam diabaikan dikancah internasional. apalagi dibawah PBB yang sama sekali minim dukungan terhadap muslim" Lanjutnya [][www.tribunislam.com]

Sumber : dakwahmedia.news

Sebarkan...