Sikap Polisi yang Tak Sigap Usut Logo Komunis di Banyuwangi Dikhawatirkan Akan Memancing Emosi Masyarakat


Sikap Polisi yang Tak Sigap Usut Logo Komunis di Banyuwangi Dikhawatirkan Akan Memancing Emosi Masyarakat

Pemuda Pancasila (PP) Banyuwangi, mendesak Kepolisian segera mengusut tuntas dalang dibalik demo tolak tambang emas berlambang Partai Komunis Indonesia (PKI) di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran. Karena jika tidak ada tindakan tegas, dikhawatirkan akan memancing emosi masyarakat.


“Ingat, Banyuwangi, punya sejarah kelam tentang kekejaman PKI, ada 60 orang lebih kader GP Ansor yang dibantai secara keji oleh laten Komunis,” tegas Ketua PP Banyuwangi, Eko Suryono, S Sos, Senin (10/4/2017).

Kemunculan logo palu arit dalam demo tersebut, lanjutnya, tidak bisa ditolelir dengan dalih apapun. Karena, seluruh warga Indonesia sudah paham bahwa PKI adalah organisasi terlarang. Musuh negara dan musuh masyarakat. Dan sudah disepakati bersama bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) adalah harga mati.

Sebagai tindak lanjut kecaman terhadap demo berlogo palu arit, PP Banyuwangi, akan berkirim surat ke pihak Pemerintah Daerah dan Provinsi Jawa Timur. Termasuk ke Polda Jatim.

“Dan jika Kepolisian tidak segera menindak lanjuti, kami akan menggalang massa pemuda elemen Islam untuk demo Kepolisian, karena kondisi ini bukan main-main, ini ancaman negara,” pungkasnya.[www.tribunislam.com]

Sumber : timesindonesia.co.id

Sebarkan...