Sempat Ngotot Mengkriminalisasi, Kini Kapolda Jabar Akui Kesulitan Cari Bukti Kasus Habib Rizieq


Sempat Ngotot Mengkriminalisasi, Kini Kapolda Jabar Akui Kesulitan Cari Bukti Kasus Habib Rizieq

Imam Besar FPI Habib Muhammad Rizieq Shihab sudah menyandang status tersangka kasus dugaan “penghinaan lambang dan dasar negara” di Mapolda Jawa Barat (Jabar). Pihak Polda Jabar memang sangat ngotot untuk mengkriminalisasi beliau. Namun, kini ternyata penyidik masih kesulitan mencari alat bukti untuk melimpahkan berkas Habib Rizieq kepada Kejaksaan.


Kapolda Jabar Irjen Pol Anton Charliyan mengakui bahwa pihaknya masih mencari bukti. Padahal, Habib Rizieq sudah 2 bulan 3 hari ditetapkan menjadi tersangka. Hal ini dikatakan Anton usai melakukan tatap muka bersama tokoh agama, tokoh masyarakat di Ruang Serbaguna II Gedung Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Senin (3/4).

“Ini masih sedang dalam pengumpulan bukti-bukti, nanti akan kita serahkan dan akan kita lengkapi karena ada bukti yang cukup sulit yang tidak bisa kita sebutkan di sini,” ujar Anton seperti dikutip ANTARA News.

Menurutnya, diperlukan sebuah kehati-hatian dalam proses pengumpulan alat bukti sebelum pelimpahan berkas ke Kejaksaan. Jika berkas pemeriksaan Habib Rizieq sudah lengkap, Kapolda memastikan akan melimpahkannya ke Kejaksaan. Dia juga mengatakan bahwa belum ada jadwal pemeriksaan kepada Habib Rizieq.

“Iya nanti itu kita kembali permasalahan ini dulu, kita fokus pada permasalahan sekarang ini dulu saja ya tentang persatuan,” katanya.

Seperti diketahui, Habib Rizieq menyandang status tersangka “penghinaan lambang dan dasar negara” karena dilaporkan oleh Putri Bung Karno, Sukmawati Soekarno Putri. Habib Rizieq juga sudah diperiksa dalam kapasitasnya baik sebagai saksi maupun tersangka dalam kasus ini.[www.tribunislam.com]

Sumber : antiliberalnews.net

Sebarkan...