Rakyat Dikecoh, Diam-diam Bos Perusahaan Reklamasi di Teluk Jakarta Jadi Pimpinan DPD RI


Rakyat Dikecoh, Diam-diam Bos Perusahaan Reklamasi di Teluk Jakarta Jadi Pimpinan DPD RI

Saat mata publik tak berkedip menyoroti kisruh pengambilalihan pimpinan DPD RI oleh kubu Osman Sapta Odang, diam-diam salah seorang pemimpin perusahaan yang terlibat dalam kasus reklamasi Teluk Jakarta, menduduki wakil ketua DPD RI.


Pada umumnya orang menatap tajam figur Osman Sapta yang dikenal ambisius. Orang hampir lupa dengan Nono Sampono yang kini duduk sebagai Wakil Ketua DPD.

Nama Nono Sampono mencuat setahun yang lalu saat PT. Kapuk Naga Indah bermasalah dalam reklamasi. Perannya sebagai Presiden Direktur anak perusahaan group Agung Sedayu milik Aguan tersebut membawanya diperiksa KPK. Hingga hari ini, kasus reklamasi yang disorot menabrak sejumlah aturan tersebut belum selesai.

Sanusi, anggota DPRD DKI dari Gerindra kini telah dihukum. Anehnya pihak eksekutif belum ditahan.

Sebagaimana diketahui, PT Kapuk Naga Indah memperoleh jatah reklamasi lima pulau (pulau A, B. C, D, E) dengan luas 1.329 Hektare sementara PT Muara Wisesa Samudera mendapat jatah rekalamasi pulau G dengan luas 161 Hektare.

Izin pelaksanaan untuk PT Kapuk Naga Indah diterbitkan pada 2012 pada era Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo, yang kini menjadi duta besar Indonesia untuk Jerman.

Kini Nono Sampono melenggang kangkung mendapatkan kursi sebagai Wakil Ketua DPD RI mendampingi Osman Sapta yang tak kalah kontroversialnya mengingat dirinya kini sebagai Ketua Umum Partai Hanura. Orang komentar, mau dibawa kemana negara ini oleh orang-orang kontroversial tersebut? (sdh)[www.tribunislam.com]

Sumber : nusantarakini.com

Sebarkan...