Polisi Tahan Rekening GNPF MUI, Dana Umat Tak Tersalurkan


Polisi Tahan Rekening GNPF MUI, Dana Umat Tak Tersalurkan

Penasihat hukum Gerakan Hasional Pengawal Fatwa MUI (GNPF-MUI), Lutfi Hakim mengatakan, pihak kepolisian telah mengambil buku tabungan rekening milik GNPF-MUI, sejak beberapa hari lalu.

Karenanya, sampai hari ini, ia mengaku pihak GNPF MUI belum bisa menyalurkan dana umat sesuai dengan yang telah diamanahkan.

“Beberapa hari lalu, kepolisian mengambil buku tabungan milik GNPF-MUI, karenanya kami mohon maaf kepada semuanya, belum bisa menyalurkan amanah yang dititipkan pada kami” ungkap Lutfi Hakim, di Masjid Al Ittihad, Tebet Dalam, Jakarta Selatan, Ahad (16/04).

Ia pun mengatakan, kepolisian mengambil buku tabungan yang dikelola GNPF MUI karena dituding terkait organisasi ISIS.

“Kita sudah menghubungi orang kepolisian, dan sudah sampai di pihak paling tinggi yang bisa kami huhungi, dan mereka sudah memperbolehkan untuk mengambil buku tabungan itu, namun nyatanya sampai hari ini belum juga diperbolehkan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan, bahwa ada ratusan donatur yang harus dikecewakan dengan adanya penyitaan buku tabungan dan karenanya tidak bisa mencairkan dana umat yang ditampung GNPF MUI.

“Kami merasa terpaksa menyampaikan hal ini, dan nantinya akan kami diskusikan lagi jalan keluarnya, karena dari pihak bank juga tidak memberikan solusi pengambilan dana umat ini, karena mereka mungkin takut juga berhubungan dengan kepolisian,” pungkasnya.[www.tribunislam.com]

Sumber : kiblat.net

Sebarkan...