Peluru Mantul Ban, Sindiran Pakar Fisika: Penemuan Spektakuler Merevolusi Teknologi Masa Depan


Peluru Mantul Ban, Sindiran Pakar Fisika: Penemuan Spektakuler Merevolusi Teknologi Masa Depan

Kejadian berdarah baru-baru ini yang terjadi di lubuk linggau dan pernyataan polisi yang menyatakan bahawa itu semua dikarenakan peluru mantul ban menuai reaksi banyak pihak.



Salah satu yang menanggapi pernyataan polisi tersebut adalah pakar fisika dari semarang sekaligus dosen di Universitas Diponegoro, yaitu Choiru Anam,

Melalui akun facebook nya Choirul Anam menuliskan sebagai berikut:

KANDIDAT PERAIH NOBEL FISIKA

Telah ditemukan gerakan aneh sebuah proyektil dan telah dirilis ke publik baru-baru ini di Indonesia. Konsekuensi serius dari penemuan baru ini, akan merombak hukum-hukum fisika yang ada. Bahkan ribuan aplikasinya mungkin akan merevolusi teknologi masa depan. Sebuah kontribusi tiada duanya terhadap kemajuan sains dan teknologi. Temuan ini bahkan lebih spektakuler dibanding mekanika ala Newton atau Einstein yang telah mengemukakan hukum-hukum fisika sebelumnya.

#tidakusahtersenyum

Berikut sekilas berita yang pernah kami muat sebelumnya terkait pernyataan polisi tersebut:

Polisi Lubuklinggau melepaskan tembakan ke arah mobil sedan yang menerobs kegiatan razia kendaraan yang digelar di Lubuklinggau.

Sebelumnya, satu rombongan keluarga yang sedang melintas dengan mobil Honda City berwarna hitam BG1488ON ditembaki, Selasa (18/4/2017) sekitar pukul 11.00 WIB.

Satu keluarga asal Desa Blitar, Kecamatan Sindang Kelingi, Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu yang nyaris tewas tersebut yakni Gatot Sundari (29) mengalami luka tembak dibagian punggung.

Kapolres Lubuklinggau, Sumatera Selatan, AKBP Hajat Mabrur menyebutkan bahwa satu korban tewas dalam saat pengejaran oleh polisi akibat pantulan peluru.

Sebelumnya, Hajat menjelaskan, sempat terjadi kejar-kejaran antara polisi dengan pengemudi mobil sedan yang menerobos kegiatan razia kendaraan yang digelar oleh polisi.

"Korban luka dan meninggal itu terluka akibat pantulan peluru dari ban mobil yang ditembaki anggota," ujarnya, Selasa (18/4/2017).[www.tribunislam.com]

Sumber : dakwahmedia.news

Sebarkan...